Jual Tembakau Gorila, Ibu Rumah Tangga di Banyumas Ditangkap

Petugas BNN menemukan 9 paket tembakau gorila siap edar yang beratnya mencapai 233 gram.
Jual Tembakau Gorila, Ibu Rumah Tangga di Banyumas Ditangkap
SOLOPOS.COM - Ibu rumah tangga di Banyumas, Oviee (tengah), saat dihadirkan di Kantor BNN Kabupaten Banyumas karena mengedarkan tembakau gorila, Jumat (21/4/2021). (Semarangpos.com-BNN Provinsi Jateng)

Solopos.com, SEMARANG -- Seorang ibu rumah tangga, In alias Oviee, 29, warga Kelurahan Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Rabu (7/4/2021). Dia karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis tembakau gorila atau syntetic canabinoid.

Kepala BNN Provinsi Jateng, Benny Gunawan, mengatakan terungkapkan kasus itu berawal dari informasi masyarakat. Di mana informasi menyebutkan adanya peredaran tembakau gorila di wilayah Karangsari, Kecamatan Kembaran, Banyumas.

“Tim kemudian melakukan penyelidikan di lokasi hingga akhirnya menemukan adanya paket berisi tembakau gorila atas nama Oviee,” ujar Benny, Jumat (21/4/2021).

Baca juga: Siap-Siap, Polda Jateng Mulai Gelar Tes Antigen di Perbatasan

Petugas BNN kemudian menangkap Oviee. Saat ditangkap, ibu rumah tangga tersebut mengaku jika barang tersebut merupakan milik temannya bernama FR, yang saat ini masih buron.

Namun, petugas BNN tak percaya sepenuhnya dengan pengakuan Oviee. Mereka pun menggeledah rumah tersangka dan menemukan barang bukti 9 paket tembakau gorila siap edar yang beratnya mencapai 233 gram.

Selain itu, petugas juga mengamankan rekan tersangka, seorang laki-laki berinsial SDP alias Dino, 24, warga Kecamatan Gumelar, Banyumas.

Baca juga: BNN Jateng Rampas Aset Warga Banyumas, Ini Pasalnya...

Saat pemeriksaan, tersangka Oviee mengaku sudah beberapa kali mengedarkan tembakau gorila itu atas perintah FR. Ia mengedarkan tembakau gorila itu dengan cara diletakkan di suatu tempat.

“Setelah pesanan dibayar, baru tersangka memberitahukan alamat narkotika itu diletakkan. Ia memberi tahu pemesannya melalui aplikasi Whatsapp [WA],” imbuh Benny.

Baca juga: Santri di Godong Ditemukan Meninggal Saat Bermain di Irigasi

Benny mengatakan mayoritas pelanggan Oviee adalah remaja usia belasan. Untuk menarik perhatian pelanggan, ia menempel paket tembakau gorila itu dengan stiker menarik seperti Flying High with the King Bunny, Rumput King, Slip Knot, Rascora Not for Beginner, Street Cums, dan Wizzard Street Cums X Space Trip.

Atas perbuatannya itu, tersangka pun dijerat UU No.35/2009 tentang Narkotika juncto Permenkes No. 4/2021 tentang Perubahan atas Penggolongan Narkotika.

 

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago