Jokowi-Iriana Mulai Kemasi Barang Pribadi Dari Istana Presiden, Kenapa?

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi mulai kemasi barang-barang pribadi dari Istana Presiden dan mengirimnya ke rumah pribadi di Sumber, Solo.
SHARE
Jokowi-Iriana Mulai Kemasi Barang Pribadi Dari Istana Presiden, Kenapa?
SOLOPOS.COM - Selvi Ananda, Iriana Jokowi dan Gibran. (Instagram/@gibran_walikotasolo)

Solopos.com, SOLO — Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi atau Jokowi-Iriana mulai kemasi barang pribadi dari Istana ke rumah pribadinya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. Padahal, masa jabatan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden masih sekitar dua tahun atau sampai 2024 mendatang.

Informasi Jokowi dan Iriana mulai mengemasi barang pribadi itu dikonfirmasi oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat diwawancarai wartawan di sela-sela Road to G20: Investment Forum di Hotel Alila Solo, Rabu (18/5/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Gibran masih merahasiakan barang pribadi apa saja maupun jumlahnya yang dikirim Iriana ke Solo “Ora ngitung. Barang-barang pribadi. Enggak tahu ya, tanya ke ibu,” katanya.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Menurut Gibran, Iriana mulai kemasi barang pribadi karena masa jabatan Presiden Jokowi segera rampung. Gibran mengatakan Jokowi dan Iriana bakal kembali ke Solo setelah masa jabatan Presiden dan Ibu Negara selesai 2024 mendatang. “Rumahnya Solo ya mulih ke Solo,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, Jokowi yang lahir pada 21 Juni 1961 mulai menjabat sebagai Presiden RI periode pertama pada 20 Oktober 2014. Saat itu, Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla sebagai wakil presidennya.

Baca Juga: Berstatus Ayah-Anak, Gibran Ternyata Juga Mesti Buat Janji Dulu untuk Ketemu Presiden Jokowi

Selanjutnya pada 2019, Jokowi maju pada Pilpres dan berhasil menang untuk jabatan periode kedua. Namun kali ini ia berpasangan dengan Ma’ruf Amin sebagai wakil presidennya.

Sebelum menjadi Presiden, Jokowi pernah menjadi Wali Kota Solo untuk periode pertama 2005-2010 kemudian lanjut ke periode kedua, 2010-2015.

Namun, masa jabatan wali kota periode kedua terputus di tengah jalan, tepatnya pada 2012 ketika ia terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Namun, masa jabatan sebagai Gubernur DKI hanya dijalani dua tahun sebelum mencalonkan diri pada Pilpres 2014 dan menang.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago