JET Express Tutup, Dampak Ketatnya Persaingan Bisnis Logistik?

PT Global JET Express (J&T Express) menilai iklim usaha di bisnis jasa kurir dan pengiriman masih stabil dan tetap menjadi pendukung utama berkembangnya bisnis e-commerce.
SHARE
JET Express Tutup, Dampak Ketatnya Persaingan Bisnis Logistik?
SOLOPOS.COM - Ilustrasi Paket Pengiriman Barang (Solopos)

Solopos.com, JAKARTA – PT Global JET Express (J&T Express) menilai iklim usaha di bisnis jasa kurir dan pengiriman masih stabil dan tetap menjadi pendukung utama berkembangnya bisnis e-commerce.

CEO J&T Express, Robin Lo menyebutkan sektor bisnis ekspedisi dan kurir memiliki peluang untuk tetap berkembang seiring pesatnya transaksi daring ke depan. Terlebih, pertumbuhan juga dapat diraup dengan dimulainya transisi belanja secara daring saat ini.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

“Tidak juga [disebabkan oleh persaingan yang sengit] karena kebutuhan pengiriman di Indonesia masih sangat tinggi,” ujarnya, Kamis (17/2/2022).

Robin melihat dengan karakteristik industri logistik yang bergerak dalam bidang jasa, maka pelayanan kepada pelanggan baik efisiensi, maupun inovasi menjadi poin penting untuk menghadapi kondisi persaingan saat ini.

Baca Juga: JNE Bersama Smesco dan YukBisnis Hadirkan Logistik Murah bagi UKM

Bahkan dengan kondisi saat ini, Robin justru optimistis pada tahun ini bisa mencapai target volume pengiriman dua kali lipat dibandingkan dengan pada tahun lalu.

Ekspedisi Energi 2022

J&T Express, juga telah meluncurkan jaringannya ke wilayah Timur Tengah yaitu Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi. Negara ini menambah deretan jaringan sebelumnya yang sudah tersedia diantaranya Indonesia, Vietnam, Malaysia, Thailand, Filipina, Kamboja, Singapura dan China.

“Ekspansi ini menandakan keseriusan J&T Express dalam memposisikan diri sebagai perusahaan jasa pengiriman berstandar internasional. Kami berkomitmen untuk menghadirkan jaringan pengiriman global melalui pengembangan bisnis yang secara bertahap di Asia Tenggara, China hingga saat ini memasuki Timur Tengah,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Strategi Perusahaan Jasa Pengiriman Sambut Banjir Paket Jelang Lebaran

Seperti diketahui salah satu penyedia layanan ekspedisi JET Express mengumumkan pemberhentian operasi perusahaan per Februari 2022.

“Melalui e-mail ini kami ingin menginformasikan bahwa bulan Februari 2022 adalah bulan terakhir JET Express akan beroperasi,” tulis pihak JET Express kepada para pelanggan.

Pihak JET Express pun menyampaikan terima kasih kepada para pelanggan yang sudah bersedia menggunakan jasa mereka. JET Express merupakan perusahaan kurir yang berdiri sejak 2015.

Perusahaan ini menawarkan jasa pengiriman paket mulai dari dokumen hingga berbagai macam barang. JET Express pun berhasil menggaet puluhan klien, di antaranya Bank BTN, Mandiri, Bateeq, Yakult, Adira Insurance, Matahari, dan Pertamina.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago