Jepang Pertimbangkan Pembatasan Sosial Intensif di Tokyo

Pemerintah Jepang kemungkinan memperpanjang pencegahan Covid-19 dengan pembatasan sosial yang intensif di Tokyo dan tiga provinsi sekitarnya.
Jepang Pertimbangkan Pembatasan Sosial Intensif di Tokyo
SOLOPOS.COM - Wajah properti Tokyo, Jepang, 18 Juni 2019. (Bisnis-Reuters)

Solopos.com, JAKARTA — Tak beda dengan kesibukan Indonesia mendisiplinkan PPKN Darurat, pemerintah Jepang kemungkinan memperpanjang langkah pencegahan Covid-19. Jepang mengandalkan pembatasan sosial yang intensif di Tokyo dan tiga provinsi sekitarnya secepatnya, Kamis (8/7/2021).

Kemungkinan perpanjangan ini akan memengaruhi jumlah penonton Olimpiade. Langkah pencegahan virus corona yang intensif masih diterapkan di Tokyo dan sembilan provinsi lainnya.

Kebijakan ini mencakup permintaan bagi pengelola tempat makan untuk memperpendek jam operasinya dan dijadwalkan akan berlangsung hingga Minggu (11/7/2021), bersamaan dengan status keadaan darurat di Provinsi Okinawa.

Baca Juga: Kebiasaan Ini Bikin Mobil Matik Lekas Rusak

Namun, makin banyak pejabat pemerintah yang menyatakan langkah intensif ini harus diperpanjang di Tokyo dan tiga provinsi sekitarnya karena jumlah rata-rata penularan dalam tujuh hari tengah meningkat.

Melansir Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK), Selasa (6/7/2021), Pemerintah Jepang akan menentukan keputusan terkait langkah intensif ini setelah menganalisis progres vaksinasi dan kapasitas fasilitas medis. Mereka juga akan mengumpulkan pendapat dari para pakar.

Perpanjang Pembatasan

Pemerintah berencana terus mengimbau bar dan restoran untuk menerapkan langkah pencegahan penularan virus corona secara menyeluruh. Pemerintah pusat sepertinya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah Tokyo dan provinsi lainnya terkait kemungkinan memperpanjang langkah pencegahan penularan.

Kemungkinan perpanjangan kebijakan ini akan meningkatkan perlunya kajian batas kapasitas penonton di sejumlah arena pertandingan Olimpiade Tokyo yang akan datang. Saat ini, kapasitas penonton setiap pertandingan adalah maksimum 10.000 atau tidak melampaui 50% kapasitas arena. Beberapa pejabat pemerintah mengusulkan opsi pertandingan tanpa penonton untuk pertandingan di malam hari dan arena besar.

Baca Juga: Ikuti Twitter, Instagram Jajaki Konten Berbayar

Pemerintah diperkirakan akan membahas batas kapasitas ini saat berbincang bersama komite penyelenggara Olimpiade, pemerintah Tokyo, Komite Olimpiade Internasional, dan Komite Paralimpiade Internasional, secepatnya pada pekan ini.

Sementara itu, Pemerintah Metropolitan Tokyo mengonfirmasi 342 kasus baru Virus Corona pada Senin (5/7/2021). Jumlah kasus harian naik 25 dari sepekan lalu.

Kenaikan pekan per pekan telah tercatat selama 16 hari berturut-turut. Pejabat pemerintah Tokyo menyatakan 57 orang dalam kondisi serius, bertambah enam dari Minggu (4/7/2021).

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago