Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Jembatan Jurug C Solo Tanggung Beban Lalin 2 Kali Lipat, Mampukah?

Beban arus lalu lintas selama pembongkaran dan pembangunan kembali Jembatan Jurug B Solo mulai 16 September akan bertumpu pada Jembatan C.
SHARE
Jembatan Jurug C Solo Tanggung Beban Lalin 2 Kali Lipat, Mampukah?
SOLOPOS.COM - Jembatan Jurug B di Kota Solo akan dibongkar dan diperbaiki selama tiga bulan. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Pembongkaran Jembatan Jurug B Solo yang akan dimulai pada 6 Agustus 2022 hingga 2 Desember 2023 akan membuat Jembatan Jurug C yang berada di sebelahnya menanggung beban lalu lintas dua kali lipat.

Berbeda dengan Jembatan Mojo yang hanya mengganti lantai beton, pengerjaan Jembatan Jurug B akan membongkar seluruh jembatan, mulai dari fondasi hingga kerangka. Karenanya Jembatan Jurug B harus ditutup total. Begitu juga dengan Jembatan Jurug A yang ditutup karena tidak memungkinkan untuk dilewati.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno, menyebut kepadatan kendaraan tidak mungkin terhindarkan saat proses pembangunan Jembatan Jurug B. “Melihat timeline-nya Jembatan Jurug B dan Jurug A akan ditutup mulai 16 September, semua beban akan bertumpu pada Jembatan C,” jelasnya saat pemaparan proyek Jembatan Jurug dan Jembatan Mojo di Kantor Dishub, Senin (4/7/2022).

Menurut Hari, jumlah kendaraan keluar Solo melalui Jembatan Jurug B berkisar 70.000 kendaraan per hari. Sedangkan jumlah kendaraan masuk Solo melalui Jembatan C mencapai 42.000-an per hari.

Data itu berdasarkan traffic counting harian yang dilakukan Dishub Solo. “Risikonya adalah tumpukan kendaraan di Jembatan Jurug C karena adanya perlambatan, dan di Palur akan ada kemacetan,” jelas Hari.

Baca Juga: Jembatan Mojo Solo Direhab, Jembatan Bacem Siap-Siap Tambah Padat!

Teknis Pengerjaan

Pemaparan proyek di Kantor Dinas Perhubungan Kota Solo pada Senin (4/7/2022) itu dihadiri pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Bukaka Teknik Utama selaku kontraktor atau pelaksana proyek.

Hernowo Indra dari PT Bukaka Teknik Utama menjelaskan teknis pengerjaan yang dilakukan di Jembatan Jurug B Solo. “Jadi persiapannya akan dimulai pada 6 Agustus sampai 5 September 2022. Jembatan baru akan lebih pendek dibandingkan jembatan lama, tetapi lebih lebar,” ujarnya.

Dari data yang diperoleh Solopos.com, panjang Jembatan Jurug B saat ini 171,1 meter dengan lebar 7 meter. Setelah dibangun nanti, Jembatan Jurug B akan membentang sepanjang 155,11 meter dengan lebar 11 meter.

Baca Juga: Jembatan Mojo-Jurug B Solo Direhab, DPRD: Jangan Sampai Seperti Jonasan

“Untuk persiapan, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk membongkar utilitas. Setelahnya, kami minta izin untuk menutup akses Jembatan Jurug B mulai dari pembongkaran jembatan lama pada 16 September 2022. Lampu-lampu akan kami bongkar dan juga ada baliho yang akan dibongkar sebelum pembongkaran Jembatan Jurug B Solo,” tegasnya.

Diharapkan proyek ini akan selesai pada awal Desember 2023. Nantinya selama proses pengerjaan Jembatan Jurug B, kendaraan akan dialihkan ke Jembatan Jurug C. Sedangkan untuk bus dari arah Surabaya sampai Sragen akan dialihkan ke Mojosongo.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode