[x] close
top ear
Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih dan Telur di Wonogiri Naik
  • SOLOPOS.COM
    Pedagang bawang putih, Darsi, 46, mengecek kondisi dagangannya di los lantai II Pasar Kota Wonogiri, Jumat (26/4/2019). (Solopos-Rudi Hartono)

Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih dan Telur di Wonogiri Naik

Harga jual sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kota Wonogiri naik menjelang Ramadan. Bahan pokok yang harganya naik, seperti bawang putih, telur ayam, dan cabai.
Diterbitkan Sabtu, 27/04/2019 - 09:15 WIB
oleh Solopos.com/Rudi Hartono,
2 mnt baca -

Solopos.com, WONOGIRI — Harga jual sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kota Wonogiri naik menjelang Ramadan. Bahan pokok yang harganya naik, seperti bawang putih, telur ayam, dan cabai.

Pedagang bawang putih dan bawang merah di lantai II Pasar Kota Wonogiri, Darsi, 46, saat ditemui Solopos.com di losnya, Jumat (26/4/2019), mengatakan harga jual eceran bawang putih kating naik lebih kurang Rp10.000/kg. Hari itu harga tercatat Rp50.000/kg, sebelumnya Rp40.000/kg.

Sementara, harga jual untuk bakul naik lebih kurang Rp8.000/kg. Pada Jumat itu harga jual bakul tercatat Rp48.000/kg, sebelumnya Rp38.000-Rp40.000/kg.

Pada sisi lain harga jual eceran bawang putih sinco naik lebih tinggi, yakni mencapai Rp12.000/kg. Pada Jumat itu harga tercatat Rp42.000/kg, sebelumnya Rp28.000-Rp30.000/kg.

Menurut Darsi harga jual bawang putih naik sejak sebelum pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, 17 April lalu. Berdasar informasi yang dia peroleh dari pemasok, harga naik karena pemerintah menghentikan sementara impor bawang putih. Hal itu membuat persediaan menurun. Pada sisi lain permintaan cenderung meningkat menjelang Ramadan ini. Atas mekanisme pasar itu harga terkerek naik.

“Juragan [pemasok] bilang harga bawang putih akan turun setelah pemerintah membuka impor lagi. Diprediksi barang impor masuk awal puasa [Ramadan]. Trennya, menjelang Lebaran harganya naik lagi seiring permintaan yang tinggi,” kata Darsi.

Harga jual eceran bawang merah justru turun lebih kurang Rp6.000/kg. Saat ini harga tercatat Rp28.000-Rp30.000/kg, sebelumnya Rp32.000-Rp36.000. Darsi menilai hal itu terjadi karena persediaan barang melimpah mengingat belum lama ini musim panen.

Harga jual bahan pangan lainnya, seperti telur ayam, juga naik menjelang Ramadan ini, tetapi tak signifikan. Pedagang bahan pokok di lantai II, Triyono, menginformasikan saat ini harga jual telur ayam tercatat Rp22.500/kg. Harga tersebut lebih tinggi Rp500 dari harga pada Kamis (25/4/2019).

Beberapa lama sebelumnya harganya Rp21.000/kg. Triyono menyebut harga jual telur ayam naik jelang Ramadan sudah biasa. Hal itu karena permintaan meningkat lantaran banyak warga yang membuat kue atau olahan khas Ramadan atau Lebaran lainnya. Namun, kondisi itu tak dibarengi peningkatan persediaan.

Harga jual cabai rawait merah turut/cabai sret naik. Pedagang berbagai bumbu di lantai II, Surani, menginformasikan Jumat itu harga jual cabai sret Rp22.000/kg. Bahkan, tiga hari pada momen pemungutan suara lalu harga menembus Rp30.000/kg. Padahal, harga sebelum coblosan Rp15.000/kg. Hanya, Surani tak mengetahui penyebab naiknya harga tersebut. Pada sisi lain harga cabai merah dan hijau besar hingga Jumat itu masih stabil. Harga cabai merah besar Rp13.000/kg, sedangkan cabai hijau besar Rp10.000-Rp12.000/kg.

Harga kebutuhan pokok lainnya yang masih stabil adalah beras. Pedagang beras, Ny. Mul, mengatakan harga beras stabil di harga Rp10.000-Rp12.000/kg. 


Editor : Avatar ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini