Jelang Babak 8 Besar, Persis Solo Harus Lupakan Catatan Buruk 1 Dekade

Skuat Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, memiliki dua catatan buruk gagal melaju ke babak semifinal setelah tumbang di babak delapan besar dalam satu dekade lalu.
Jelang Babak 8 Besar, Persis Solo Harus Lupakan Catatan Buruk 1 Dekade
SOLOPOS.COM - Pemain Persis Solo, Alberto Goncalves (kiri), bersama Irfan Bachdim (tengah), dan Miftahul Hamdi, berselebrasi merayakan gol yang dicetak Alberto Goncalves ke gawang Hizbul Wathan FC pada pertandingan Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (23/11/2021) malam. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO – Persis Solo memastikan lolos sebagai kontestan babak delapan besar Liga 2 2021 di Grup X bersama Sriwijaya FC, RANS Cilegon FC, dan Persiba Balikpapan. Skuat Laskar Sambernyawa memiliki dua catatan buruk gagal melaju ke babak semifinal setelah tumbang di babak delapan besar dalam satu dekade lalu.

Catatan buruk Persis Solo di fase 8 besar dirasakan saat pertarungan di kompetisi Divisi Utama 2014 silam. Persis Solo telah dipastikan menjadi peserta di Grup P babak delapan besar Divisi Utama 2014 seusai menekuk PS Bangka 3-0 di Stadion Manahan, Minggu (28/9/2014).

Saat itu Persis Solo dinakhodai Widyantoro yang berhasil membawa Persis Solo juara Grup K babak 16 besar Divisi Utama. Namun, Persis Solo kalah saing dengan Pusamania Borneo FC (PBFC), Martapura FC, dan PSCS Cilacap.

Baca Juga: Lagi, 5 Kartu Kuning Persis Solo Berbuah Denda Rp50 Juta

Persis Solo keluar sebagai tim juru kunci dalam pertandingan menggunakan sistem kandang tandang itu. Babak delapan besar tahun itu turut membawa catatan kelam saat suporter Persis Solo, Joko Riyanto, meninggal dunia dalam ricuh suporter. Joko meninggal dunia saat Persis Solo bermain imbang 1-1 melawan Martapura FC.

Tiga tahun kemudian, Widyantoro kembali membawa Persis Solo melaju ke babak delapan besar Liga 2 2017. Namun Persis Solo dihantam berbagai persoalan seperti sanksi larangan aktivitas di dunia sepak bola selama setahun kepada pelatih kepala Widyantoro.

Wiwid sapaan akrabnya disanksi Komite Disiplin (Komdis) karena dianggap protes keras terhadap perangkat pertandingan. Selain Wiwid, pelatih kiper I Komang Putra juga disanksi tidak bisa mendampingi tim dalam tiga kali pertandingan dan denda senilai Rp30 juta.

Baca Juga: Viral! Suporter Bersepeda Ikut Konvoi Kawal Bus Persis Solo

Tidak hanya itu, Mursid Amirudin yang bertugas sebagai masseur atau tukang urut pemain juga kena sanksi tidak mendampingi tim selama tiga pertandingan dan sanksi Rp30 juta. Manajemen akhirnya menunjuk mantan pelatih PSS Sleman, Freddy Muli sebagai pelatih kepala skuat Sambernyawa di babak delapan besar.

Dalam pertarungan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Persis Solo gagal bersaing dengan Martapura FC, Kalteng Putra, dan PSMS Medan. Persis Solo juga keluar sebagai juru kunci grup dengan 3 poin sekaligus mengubur impian lolos ke semifinal dan tiket promosi Liga 1.

Persis Solo dipastikan gagal lolos ke fase berikutnya dalam laga melawan Kalteng Putra. Saat itu striker Persis Solo, Tri Handoko, gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor tendangan penalti. Galih Sudaryono sukses menepis tendangan Ndok sapaan akrab pemain yang kini bermain di Persipa Pati itu. Menariknya, di musim kompetisi berikutnya, Galih berlabuh ke Persis Solo sebagai penjaga gawang utama.

Baca Juga: Jalan Terjal Persis Solo di Babak 8 Besar Liga 2

Tahun ini Persis Solo kembali berpeluang mewujudkan cita-cita bermain di kasta tertinggi Liga Indonesia setelah lolos di babak delapan besar tahun ini. Skuat Eko Purdjianto dihuni para pemain bintang berbeda dengan kondisi babak delapan besar beberapa tahun lalu.

Namun, Persis Solo belum berada di performa terbaiknya selama fase penyisihan grup. Terbukti manajemen mendatangkan pelatih kondang Indonesia, Jacksen Ferreira Tiago untuk membantu Eko Purdjianto.

Publik Solo berharap, Persis Solo yang dikomandoi para anak muda yakni Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, pengusaha asal Solo, Kevin Nugroho, dan keluarga Menteri BUMN, Erick Thohir berhasil lolos ke Liga 1 tahun ini.

Baca Juga: Statistik Iqbal Al Ghuzat, Bek PSG Pati yang Jadi Incaran Persis Solo

Media Officer Persis Solo, kepada Solopos.com, Selasa (7/11/2021) mengatakan kondisi tim sangat kondusif menjelang babak delapan besar. Tim pelatih juga memantau kondisi fisik para pemain.

Sementara itu, dalam laga terakhir, Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto, memastikan tim pelatih segera mengevaluasi seluruh kekurangan selama fase penyisihan. Hingga saat ini Persis Solo belum mengumumkan penambahan atau pencoretan pemain. Meski begitu, sudah beredar rumor Persis Solo bakal mendatangkan pemain baru seperti bek PSG Pati, Nur Hidayat Haji Haris, Iqbal Al Ghuzat, dan kiper Persijap Jepara, Harlan Suardi.

“Sekarang ada coach Jacksen sebagai manajer, saya harus konsultasi dengan Jacksen. Kalau ada penambahan pemain kami komunikasikan dulu. Semua tim di babak delapan besar berat, kami evaluasi tim kami dulu saja,” kata Eko.


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago