top ear
Jawaban Sempurna Babak 6 Besar Puteri Indonesia 2018
  • SOLOPOS.COM
    Enam kontestan di Malam Pemilihan Puteri Indonesia 2018 (Instagram @indopageants)

Jawaban Sempurna Babak 6 Besar Puteri Indonesia 2018

Diterbitkan Jumat, 9/03/2018 - 23:24 WIB
oleh Solopos.com/Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com
2 mnt baca -

Para kontestan memberikan jawaban sempurna di babak enam besar Puteri Indonesia 2018.

Solopos.com, SOLO – Persaingan di Malam Pemilihan Puteri Indonesia 2018 yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jumat (9/3/2018), malam, semakin memanas. Penyisihan tahap kedua ini diikuti enam kontestan yang telah dinyatakan lolos.

Pada tahap ini, masing-masing kontestan Puteri Indonesia 2018 mendapat satu pertanyaan dari dewan juri yang hadir di malam final. Persaingan di babak ini dibuka dengan penampilan Dilla Fadiela dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang mendapat pertanyaan dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani.

"Ganja adala salah satu tumbuhan adiktif yang dikenal paling umum di negara kita. Sekiranya di lingkungan anda ada yang memakai ganja, bagaimana cara mendeteksinya?" tanya puan. "Orang yang memakai ganja biasanya terlihat gelisah dan mudah cemas, tidak bisa bekerja dengan baik, lupa, dan tidak bisa konsentrasi dengan yang dikerjakannya," jawab Dilla.

Selanjutnya ada si cantik Sonia Fergina dari Bangka Belitung. Dia mendapat pertanyaan langsung dari juri tamu asal Jepang, tak lain adalah Riyo Mori yang menjadi pemenang Miss Universe pada 2007 silam. "Apakah yang Anda ketahui tentang persekusi dan bagaimana cara mengatasinya?" tanya Riyo Mori.

"Persekusi adalah perlakuan buruk n secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain. Cara menghentikannya adalah dengan saling memahami. Karena, akar masalah dari persekusi adalah soal intoleransi," jawabnya lancar dalam bahasa Inggris.

Dilanjutkan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Bambang Soesatyo, yang memberikan pertanyaan kepada wakil Sumatra Selatan, Berliana Permatasari. "Tahukah Anda apa tujuan deregulasi di bidang pariwisata Indonesia?" tanyanya.

"Deregulasi dilakukan untuk menarik wisatawan dan investor asing ke Indonesia. Selaku Puteri Indonesia, kami akan aktif menyuarakan dan mendukung kegiatan tersebut," jawab Berliana.

Dilanjutkan pertanyaan dari Puteri Indonesia 2016, Kezia Warouw, kepada wakil Kalimantan Barat, Wilda Octaviana. "Sebutkan lima cabang olahraga unggulan dalam Asian Games 2018," tanyanya. "Bulu tangkis, pencak silat, sepeda, jet sky, dan dayung. Masyarakat Indonesia gemar bersepeda," jawabnya.

Ketua Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, memberikan pertanyaan kepada wakil Banten, Vania Fitryanti. "Sebutkan lima perilaku koruptif dalam kehidupan sehari-hari," tanya dia. "Mencontek, membolos, menitip absen, tawuran, berbohong kepada orang tua dan guru, serta melakukan gratifikasi kepada guru atau dosen," jawab Vania tegas.

Terakhir, ada si cantik Kidung Paramadita dari Jawa Tengah yang mendapat pertanyaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. "Sebutkan empat sektor yang digagas Komite Ekonomi Industri Nasional," katanya singkat.

"Pariwisata, pertanian, industri kreatif, dan maritim. Komite Ekonomi Industri Nasional adalah lembaga independen bentukan presiden untuk memajukan ekonomi masyarakat," jawabnya tegas.

 

 


LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini