top ear
Ilustrasi wabah virus corona (Covid-19). (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi wabah virus corona (Covid-19). (Freepik)

Jateng Tambah 198 Kasus, Ini Sebaran Covid-19 di Indonesia 29 Juni 2020

Sejumlah provinsi di Indonesia melaporkan adanya penambahan kasus Covid-19.
Diterbitkan Senin, 29/06/2020 - 16:30 WIB
oleh Solopos.com/Ahmad Baihaqi
2 menit baca

Solopos.com, JAKARTA – Terdapat tambahan sebanyak 1.082 kasus baru Covid-19 di Indonesia pada 29 Juni 2020. Terkait sebaran Covid-19 di Indonesia hari ini, 198 kasus di antaranya berasal dari Jawa Tengah.

Penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Graha BNPB, Senin Sore. Dengan tambahan kasus baru tersebut jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 54.010.

"Ada penambahan kasus terkonfirmasi positif pada hari ini sebanyak 1.082 orang sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 55.092. Sementara pasien Covid-19 di Indonesia yang sembuh bertambah 864 orang menjadi 23.800. Sementara pasien meninggal bertambah 51 menjadi 2.805," papar Yuri yang disiarkan langsung oleh TV One.

Gabung Inter, Hakimi Bakal Cocok dengan Strategi Conte

Seperti diketahui lewat unggahan akun Instagram @kawalcovid19.id, Jawa Timur masih menjadi penyumbang kasus baru terbanyak Covid-19 di Indonesia dengan 297 kasus baru. Disusul kemudian dengan Jateng, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, dan Kalimantan Tengah.

Berikut sebaran 1.082 kasus baru Covid-19 di Indonesia pada 29 Juni 2020:

Jatim 297 kasus baru
Jateng 198 kasus baru
Sulsel 188 kasus baru
Jakarta 125 kasus baru
Kalteng 47 kasus baru
Jabar 45 kasus baru
Kalsel 39 kasus baru
Bali 30 kasus baru
Sulut 25 kasus baru
Sumsel 23 kasus baru
Maluku 15 kasus baru
NTB 14 kasus baru
Sumut 13 kasus baru
Kaltim 7 kasus baru
Kaltara 3 kasus baru
Babel 3 kasus baru
Papua 3 kasus baru
Banten 2 kasus baru
Sultra 2 kasus baru
Riau 2 kasus baru
Papbar 1 kasus baru

Tenang, Dana Nasabah di 13 Manajer Investasi Kasus Jiwasraya Aman, Ini Penjelasannya

Pemerintah tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Edukasi ini bisa dimulai oleh kepala keluarga kepada para anggotanya. Harapannya, masyarakat tahu protokol kesehatan ini bukan perintah melainkan kebutuhan.

“Tidak perlu menunggu wilayah kita menjadi kuning atau merah untuk memathui protokol kesehatan. Mulai dari sekarang. Tetap jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun. Dan jangan lupa tetap menjaga pola hidup sehat dan makan makanan bergizi,” tandas Yuri.


Editor : Profile Ahmad Baihaqi
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini