[x] close
top ear
Jateng Raih Penghargaan Kemenaker
  • SOLOPOS.COM
    Menaker Hanif Dhakiri (kiri) memberikan penghargaan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat Penganugerahan Integra di Kantor Kemenaker, Jakarta, Senin (19/11/2018). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Jateng Raih Penghargaan Kemenaker

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meraih penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sebagai Provinsi Dengan Indikator Utama Kondisi Lingkungan Kerja Terbaik. Jateng mendapat penghargaan setelah dianggap memiliki Indeks Prestasi Ketenagakerjaan (IPK) tertinggi dari kategori lingkungan kerja.
Diterbitkan Senin, 19/11/2018 - 20:50 WIB
oleh Solopos.com/Imam Yuda Saputra,
2 mnt baca -

Semarangpos.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meraih penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sebagai Provinsi Dengan Indikator Utama Kondisi Lingkungan Kerja Terbaik. Jateng mendapat penghargaan setelah dianggap memiliki Indeks Prestasi Ketenagakerjaan (IPK) tertinggi dari kategori lingkungan kerja.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dalam acara Penganugerahan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (Integra) 2018 di Kantor Kemenaker, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 51 Jakarta Selatan, Senin (19/11).

Dalam ajang tersebut, Ganjar tidak hanya menerima satu penghargaan saja. Sebab, Jateng juga dinobatkan sebagai provinsi terbaik ketiga nasional dalam urusan ketenagakerjaan besar.

“Penghargaan ini sebenarnya kerja kolektif dari kami pemerintah, pengusaha dan buruh di Jawa Tengah. Tentu pertimbangan dan penilaian yang diberikan merupakan apresiasi kepada mereka atas kerjasama yang baik ini, kami pemerintah hanya fasilitator saja,” kata Ganjar dalam keterangan resmi, Senin.

Disinggung terkait strategi ke depan untuk memperbaiki indikator lain dalam indeks pembangunan ketenagakerjaan, Ganjar mengatakan jika sebenarnya caranya simpel, yakni hanya tinggal mengkomunikasikan saja agar semuanya berjalan lancar.

“Kalau semuanya clear, semua berjalan baik, kondisi lingkungan dijelaskan dengan baik, harapan mereka terakomodasi. Dengan interseksi diantara kepentingan masing-masing pasti iklim ini akan tercipta kondusif. Tinggal saat ini kami hasul mengkatrol yang kurang dan menjadikan satu contoh yang sukses agar saling belajar,” tutupnya.

Sementara itu, Menaker Hanif Dhakiri dalam kesempatan itu mengatakan, penghargaan-penghargaan yang diberikan itu merupakan wujud apresiasi negara kepada daerah yang telah berprestasi dalam pembangunan ketenagakerjaan.

“Ada 19 kategori penghargaan yang diserahkan Kementerian Ketenagakerjaan kepada 13 pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian pembangunan ketenagakerjaan di masing-masing daerah,” kata Hanif.

Menaker menambahkan, pembangunan ketenagakerjaan selama empat tahun terakhir menunjukan kemajuan yang cukup baik. Hal itu terlihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai 67,26%, tingkat pengangguran berada yang rendah yakni 5,34%, serta tingkat pekerja yang bekerja sektor formal mencapai 43,16%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Editor : Rahmat Wibisono ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini