Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Jamu Warisan Leluhur Tetap Eksis dari Zaman ke Zaman

Kemajuan teknologi mendorong bisnis jamu berkembang pesat dengan mempermudah pelanggan mendapatkan produk jamu dengan memesan secara online.
SHARE
Jamu Warisan Leluhur Tetap Eksis dari Zaman ke Zaman
SOLOPOS.COM - Infografis Jamu (Solopos/Whisnupaksa K)

Solopos.com, SUKOHARJO — Jamu merupakan ramuan tradisional warisan leluhur yang memiliki beragam khasiat dalam meningkatkan kebugaran, imunitas dan menangkal penyakit. Peringatan Hari Jamu Nasional ke-14 pada 27 Mei 2022 menjadi momentum untuk mengangkat eksistensi jamu sebagai warisan asli budaya Indonesia.

Di Sukoharjo, terdapat industri jamu mulai dari skala kecil, menengah hingga perusahaan besar di wilayah Kecamatan Nguter. Tak sedikit pula perajin jamu yang merantau ke daerah lain seperti Jakarta, Bandung, hingga Makasar. Mereka menjajakan racikan jamu dengan cara digendong.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Kemajuan teknologi mendorong bisnis jamu berkembang pesat dengan mempermudah pelanggan mendapatkan produk jamu dengan memesan online. “Kami memasarkan produk jamu melalui beragam platform media sosial. Sekarang, para pelanggan dari luar daerah membeli produk jamu secara online. Produk jamu yang dipesan dikirim langsung ke alamat pelanggan,” ujar salah seorang pedagang jamu di Pasar Jamu Nguter, Sutinah, saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (25/5/2022).

Guna memikat kaum milenial atau generasi muda, ada pula kafe jamu yang menyediakan belasan varian rasa jamu serba kekinian. Kafe jamu terletak di bagian depan Pasar Jamu Nguter Sukoharjo yang diresmikan pada 2019.

“Racikan jamu dikombinasikan dengan susu, gula merah dan buah-buahan. Ada juga yang dicampur cokelat sehingga jamu berubah menjadi minuman kekinian,” kata seorang pengelola kafe jamu sekaligus Ketua Koperasi Jamu Indonesia (Kojai) Sukoharjo, Suwarsi Moertedjo.

Baca juga: Mantap, Minum Jamu Jadi Lifestyle Kekinian di Sukoharjo

Ya, industri jamu harus mengikuti perkembangan zaman agar tetap eksis di era modern. Industri jamu dituntut lebih inovatif dan adaptif dalam melakukan transformasi produk, promosi serta pemasaran.

Berikut infografis periodesasi dokumentasi jamu hingga tetap eksis di zaman modern ini:

 

Infografis Jamu (Solopos/Whisnupaksa K)
Infografis: Whisnupaksa K



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode