Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Jalur Piyungan-Patuk Longsor, Akses Kendaraan Sempat Tertutup

Jalur Patuk-Piyungan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sempat tertutup longsor akibat hujan deras yang melanda Jumat (25/11/2022).
SHARE
Jalur Piyungan-Patuk Longsor, Akses Kendaraan Sempat Tertutup
SOLOPOS.COM - Alat berat dikerahkan untuk melakukan pembersihan material longsoran di jalur Piyungan-Patuk, Jumat (25/11/2022). (Harianjogja.com-Istimewa)

Solopos.com, JOGJA — Tanah longsor menerjang jalur Piyungan-Patuk yang merupakan salah satunya akses terdekat dari Jogja menuju menuju Wonosari, Gunungkidul, Jumat (26/11/2022) malam. Jalur tersebut pun sempat ditutup total selama beberapa jam, meski kemudian dibuka kembali pada Sabtu (26/11/2022) dini hari.

Pemda DIY berharap Pemerintah Pusat yang berjanji akan membangunkan jalur Prambanan – Gayamharjo segera direalisasikan. Mengingat jalur baru ini menjadi akses paling tepat untuk mengurangi beban kendaraan di Piyungan-Patuk.

PromosiPromo Menarik, Nginep di Loa Living Solo Baru Bisa Nonton Netflix Sepuasmu!

Kepala Dinas PUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti, menegaskan Pemda DIY telah lama mengusulkan pembangunan ruas jalan Prambanan – Gayamharjo ke Kementerian PUPR agar bisa segera terkoneksi dengan ruas Tawang-Ngalang yang telah dibangun menggunakan APBD DIY. Ruas jalan ini sebagian telah terselesaikan dan tinggal menunggu ruas Prambanan – Gayamharjo sehingga dapat terkoneksi langsung ke Gading, Playen, Gunungkidul. Dengan demikian, pengendara tidak harus melewati jalur Piyungan-Patuk karena kondisi bebannya sudah cukup berat.

“Bapak Gubernur [DIY] sudah mengirimkan langsung surat kepada Menteri PUPR untuk pembangunan ruas jalan Prambanan-Gayamharjo, nanti ruasnya terkoneksi sampai Gading. Surat itu sudah dikirim sejak awal tahun 2022 dan kami berharap ini segera bisa direalisasikan,” katanya, Sabtu (26/11/2022).

Pemda DIY saat ini sedang mengebut pengerjaan sambungan jalur ini dengan membuka jalan baru tepatnya di Tawang-Ngalang yang akan terkoneksi ke Gading, Playen, Gunungkidul. Proyek pembangunan jalan Tawang – Ngalang dibagi menjadi lima segmen.

Baca juga: Ada 3 Sesar Aktif Baru, Kawasan Rawan Gempa Yogyakarta Diprediksi Kian Meluas

Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak

Pada 2021 telah dibangun konstruksi pada Segmen I dengan panjang 1,9 kilometer dan Segmen V sepanjang 1,4 kilometer. Sedangkan untuk tahun anggaran 2022 ini dibangun konstruksi untuk segmen IV dengan panjang jalan sekitar 3,4 kilometer dengan disiapkan anggaran sebesar Rp81 miliar menggunakan APBD DIY. Jalur ini akan terkoneksi langsung dengan ruas Prambanan-Gayamharjo.

Adapun pembebasan lahan untuk ruas Prambanan-Gayamharjo ini dalam proses dilakukan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Sleman. Anna meminta kepada pusat agar segera merealisasikan pembangunan ruas tersebut, mengingat nantinya akan secara langsung terkoneksi dengan exit toll Bokoharjo.

“Kalau bisa sebelum dibangun atau beroperasinya tol ruas Prambanan-Gayamharjo ini dibangun dulu. Ini nanti akan menjadi jalur alternatif dan secara geografis lebih bagus,” katanya.

Kilas Balik 2022 - Emagz Solopos

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Piyungan-Patuk Longsor Lagi, DIY Desak Pusat Segera Bangun Jalur Prambanan-Gayamharjo.



Info Digital Tekno
Indeks
Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Info Perbankan
Indeks
Interaktif Solopos
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Emagz Solopos
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Interaktif Solopos
      Kuis Solopos - Seru-seruan Asah Otak
      Solopos Stories
      Part of Solopos.com
      ISSN BRIN
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode