JALUR MUDIK LEBARAN 2017 : 13 Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Klaten Diberi Pita Kejut

SHARE
JALUR MUDIK LEBARAN 2017 : 13 Perlintasan Tanpa Palang Pintu di Klaten Diberi Pita Kejut
SOLOPOS.COM - Warga melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu wilayah Srago, Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (8/6/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

Jalur mudik Lebaran 2017, sebanyak 13 perlintasan KA tanpa palang pintu di Klaten diberi pita kejut.

Solopos.com, KLATEN — Satlantas Polres Klaten membuat pita kejut di jalur menjelang perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu. Sebanyak 13 perlintasan tanpa palang pintu di sepanjang rel KA dari wilayah Wonosari hingga Prambanan diberi pita kejut.

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adhytiawarman, mengatakan pita kejut yang dipasang berupa karet ban dan tali tambang. Pita itu dipasang melintang di kedua ruas jalan menuju perlintasan tanpa palang pintu. “Pita kejut kami pasang 15 meter dari perlintasan,” jelas Kasatlantas mewakili Kapolres Klaten, AKBP M. Darwis, Kamis (8/6/2017).

Selain memasang pita kejut, Polres juga memasang spanduk peringatan menjelang pintu perlintasan tanpa palang pintu. Hingga Kamis, tujuh perlintasan tanpa palang pintu dipasangi pita kejut. “Untuk sisanya kami targetkan pada H-7 Lebaran sudah terpasangi semua,” katanya.

Terkait pengamanan perlintasan tanpa palang pintu, Kasatlantas sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Klaten. Selama Operasi Ramadniya 2017 digelar 19 Juni-4 Juli, petugas Linmas diminta membantu pengamanan perlintasan KA tanpa palang pintu.

“Kami sudah sampaikan ke Satpol PP agar selama operasi berlangsung pintu perlintasan KA tanpa palang pintu bisa dijaga Linmas selama 24 jam. Satpol PP sudah setuju,” urai dia.

Terkait jalur alternatif, Kasatlantas mengatakan survei sudah dilakukan. Dari hasil survei, jalur alternatif di ruas jalan Wedi-Bayat rusak parah. Kerusakan didominasi jalan berlubang hingga mengarah ke wilayah Cawas. Jalur alternatif itu menghubungkan wilayah Klaten dengan Gunungkidul (DIY) serta Sukoharjo.

“Kami sudah sampaikan ke dinas terkait agar segera ada pembenahan untuk memperlancar arus lalu lintas selama arus mudik Lebaran,” kata dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Klaten, Suryanto, mengatakan sejumlah ruas jalan rusak segera ditambal untuk penanganan sementara menjelang arus mudik Lebaran. Saat ini, petugas masih melakukan survei jalan yang bakal ditambal.

Sementara itu, untuk ruas jalan rusak yang sudah memasuki tahap perbaikan, penambalan dilakukan rekanan. “Kami instruksikan mulai pekan depan dari rekanan agar melakukan penambalan dulu jalan-jalan yang rusak,” urai dia.

 

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago