Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Jalan Dilebarkan, Warga Catur Boyolali Malah Senang, Kok Bisa?

Dengan dilebarkannya jalan di Desa Catur tersebut akan membantu mobilitas di daerahnya sekaligus mengurangi angka kecelakaan di daerah tersebut.
SHARE
Jalan Dilebarkan, Warga Catur Boyolali Malah Senang, Kok Bisa?
SOLOPOS.COM - Kendaraan melintas di jalur alternatif Solo – Semarang via Sambi di Desa Catur, Kamis (17/8/2022). Pelebaran jalan dilaksanakan sepanjang 488 meter. (Solopos/Ni’matul Faizah)

Solopos.com, BOYOLALI–Jalan di sekitar area sawah Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali sedang dibangun proyek pelebaran jalan. Proyek pelebaran jalan ini telah dimulai sejak 16 Juni 2022.

Salah satu warga Desa Catur, Doni, 26, mengaku senang dengan adanya proyek pelebaran jalan di sekitar tempat tinggalnya.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Dulu di sini sering kecelakaan karena jalannya sempit, terus ada yang rusak. Sekarang ini dibongkar dan diperbaiki, baguslah, saya senang sekali,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (17/8/2022).

Ia mengungkapkan setiap hari melewati jalur tersebut untuk bekerja. Doni mengungkapkan tak hanya dirinya, jalur alternatif tersebut juga banyak dilewati pengendara roda dua dan empat yang hendak pergi dari arah Solo ke Semarang atau sebaliknya.

“Ini memang jalur alternatif Solo ke Semarang atau sebaliknya. Banyak juga pekerja, pelajar, semuanya lewat sini,” kata dia.

Kepala Desa (Kades) Catur, Nunik Sulastri Rahayu, mengapresiasi Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Boyolali yang telah memperhatikan perbatasan Kabupaten Boyolali dengan Kabupaten Semarang.

Nunik mengatakan dengan dilebarkannya jalan di Desa Catur tersebut akan membantu mobilitas di daerahnya sekaligus mengurangi angka kecelakaan di daerah tersebut.

“Dengan adanya normalisasi pelebaran jalan Desa Catur, semoga dalam pembangunannya tetap berkualitas sehingga jalan tidak mudah rusak karena sangat penting dalam ekonomi masyarakat, tidak hanya di Desa Catur, tapi antarkabupaten karena perbatasan Boyolali dan Semarang,” kata Nunik.

Sementara itu, Kepala DPUPR Boyolali, Ahmad Gojali, mengungkapkan proyek pelebaran jalan di Desa Catur direncanakan akan rampung pada 12 November 2022.

Gojali mengatakan panjang jalan yang akan dilebarkan adalah 488 meter dimulai dari Tugu Tani hingga boks air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Pudam) di Desa Catur.

“Dilebarkan kurang lebih dua meter, untuk anggarannya dari APBD [Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah] Boyolali 2022 dengan kontrak Rp937.183.000,” kata dia saat dihubungi, Kamis (18/8/2022)

Lebih lanjut, Gojali mengatakan pelebaran jalan di Desa Catur akan ada lanjutannya karena perubahan anggaran sekitar Rp1,5 miliar.

“Itu rencana perubahan APBD, DED [Detail Engineering Design] baru dalam proses. Saya imbau untuk yang lewat tolong hati-hati karena ada penyempitan jalan,” kata dia.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode