Jadi Percontohan, Desa di Semarang Ini Tanam Kedelai Varietas Unggul

Sebanyak 30 kilogram bibit kedelai yang terdiri dari varietas Sugentan dan Gamasugen diserahkan BRIN dalam kegiatan ini.
SHARE
Jadi Percontohan, Desa di Semarang Ini Tanam Kedelai Varietas Unggul
SOLOPOS.COM - Penanaman bibit kedelai varietas unggul di lahan Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa (10/05/2022) sore.

Solopos.com, SEMARANG — Rektor Universitas Kristen Satya Wacana atau UKSW Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc, Ph.D., bersama Bupati Kabupaten Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., dan anggota Komisi V DPR RI Drs. Fadholi, M.I.Kom., melakukan penanaman benih kedelai varietas unggul di lahan Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa (10/05/2022) sore.

Penanaman benih varietas unggul hasil pengembangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini juga dihadiri oleh Riyadi Kepala Desa Kadirejo, Sinung Nugroho Rachmadi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah, Wiratno Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof. Ir. Yohanes Sardjono, APU., perwakilan BRIN, dan Dr. Ngadiman, S.H., S.E., M.Si., Ketua Umum Asosiasi Pariwisata Nasional (ASPARNAS).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Bersamaan dengan penanaman benih juga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Kadirejo Agro Park dan Research Center yang letaknya tidak jauh dari demplot penanaman benih kedelai.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Sebanyak 30 kilogram bibit kedelai yang terdiri dari varietas Sugentan dan Gamasugen diserahkan BRIN dalam kegiatan ini. Nantinya, benih ini akan ditanam di tanah seluas 1 hektare yang akan dijadikan percontohan penanaman kedelai untuk mencapai swasembada pangan, khususnya kedelai.

Riyadi mengungkapkan program penanaman kedelai yang juga melibatkan Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) UKSW ini merupakan salah satu upaya untuk menjadikan Desa Kadirejo menjadi desa swasembada pangan yang diharapkan nantinya dapat berimbas positif pada perekonomian warga. Dikatakannya, pengembangan yang dilakukan terintegrasi dengan peternakan dan juga perikanan.

Baca Juga: UKSW Leader Forum 2022, Kemenkeu Ajak Diversifikasi Pangan

“Selain penanaman kedelai juga akan dibangun Kadirejo Agro Park dimana akan ada pasar tani untuk jual beli hasil petanian, peternakan, pertanian, UMKM sehingga perekonomian warga meningkat dan mengentaskan penduduk pra sejahtera,” katanya.

Desa Binaan UKSW

Neil Rupidara dalam sambutannya mengatakan, Desa Kadirejo merupakan salah satu desa binaan UKSW di Kabupaten Semarang. Sebagai sebuah universitas yang tidak bisa lepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Neil mengatakan salah satu concern UKSW adalah memajukan desa yang ada di sekitar wilayah kampus.

“Dengan kerja sama ini mari kita berpikir bersama memajukan desa tanpa kehilangan karakter sumber daya seni dan budayanya. Dengan sumber daya yang dimiliki UKSW dan kerja sama semua elemen diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya, di Pabelan dan Kabupaten Semarang,” imbuh Neil Rupidara.

Baca Juga: Kembangkan Teknologi Nuklir, UKSW Perkuat Kerja Sama dengan BRIN

Senada, Bupati Kabupaten Semarang berharap pembangunan desa dengan melibatkan perguruan tinggi dapat memajukan desa di wilayahnya.

Dirinya juga menyambut baik kerja sama dengan UKSW dan program penanaman kedelai pengembangan BRIN di mana Desa Kadirejo menjadi desa pertama yang mendapat kesempatan menanamnya.

Acara di Desa Kadirejo menjadi bagian dari kegiatan UKSW Leaders Forum yang berlangsung mulai Selasa (10/05/2022) sampai Jumat (13/05/2022).



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago