SOLOPOS.COM - Puspo Wardoyo (wongsolo.co.id)

Solopos.com, SOLO – Bos Wong Solo Group, Puspo Wardoyo, belakangan menjadi pusat perhatian setelah dia mengaku menjadi korban pertama Ustaz Yusuf Mansur.

Pengakuan itu ia tuturkan saat diwawancarai wartawan Sudarso Arief Bakuama di kanal Youtube Thayyibah Channel seperti dikutip Solopos.com, Selasa (14/12/2021).

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Laki-laki kelahiran Karangasem, Laweyan, Solo, tersebut merupakan pemilik 271 restoran yang beroperasi di empat negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura dan Arab Saudi.

Baca Juga: Ngaku Jadi Korban Pertama Yusuf Mansur, Ini Sosok Puspo Wardoyo

Ekspedisi Mudik 2024

Saat ditemui Solopos.com awal September lalu, Puspo Wardoyo mengaku terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Sebab menurut dia untuk bisa maju dan berkembang, sebuah usaha tak bisa berjalan sendiri.

Selain penyediaan bahan baku produk, Puspo mengatakan, keuntungan berkolaborasi dengan pihak lain yaitu adanya tambahan jaringan pemasaran. Sebab dia ingin terus mengembangkan usahanya, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.

Keunggulan teknologi yang dimiliki Wong Solo Group memungkinkan untuk terus berkembang dan menjadi market leader kuliner. Salah satu produk dari Wong Solo Group adalah MakanKu yakni makanan siap saji dalam kemasan yang dilengkapi dengan pemanas yang praktis tanpa kompor.

Baca Juga: Tak Ingin Lukai Istri, Puspo Wardoyo Sebut Poligami dengan Pindah Tugas

Belum lama ini, Puspo Wardoyo juga mengajak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Soloraya bergabung dengan program hibah modal usaha senilai Rp1 juta per orang kerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Program itu menurut dia merupakan kesempatan bagi para pelaku usaha mikro untuk berkembang dan naik kelas. Pernyataan itu disampaikan Puspo saat diwawancara wartawan seusai penandatanganan MoU dengan ACT Group, Rabu (20/10/2021).

“Saya kira kita mendidik ya, ini pendidikan bisnis sebetulnya. Kita memberi edukasi kepada mereka, tidak sekadar memberi. Karena harapan kita mereka menjadi pengusaha yang betul-betul, yang sukses. Karena pengalaman kita, saya dulu UKM ya,” ujar dia.

Baca Juga: Wong Solo Group Bikin Gebrakan, Gandeng Band Dewa 19 & Virzha Promosikan Warung New Normal Makanku

Puspo mengaku saat mengawali usahanya dulu modalnya sangat kecil. Karena pengalamannya sebagai UMKM itu, dia bertekad untuk menjadi motivator langsung bagi pelaku UMKM yang mengikuti program hibah modal Rp1 juta bersama ACT.

“Saya akan jadi motivatornya. Karena saya tahu persis UKM, saya mulai dari kecil. Semua dari yang kecil semua, tidak bisa tidak. Dari yang kecil menjadi besar. Saya kira ini saatnya orang-orang UKM harus mau, harus berani dan ambil bagian dari ini,” kata dia.

Sebagai pengusaha kuliner yang sudah banyak makan asam garam dunia usaha, Puspo menjelaskan, modal usaha tidak hanya uang tunai. Namun juga ada modal kemauan keras, ketekunan, dan lain-lain. “Saya jadi motivator teman-teman nanti,” imbuh dia.

Baca Juga: Wong Solo Group Bikin Gebrakan, Gandeng Band Dewa 19 & Virzha Promosikan Warung New Normal Makanku

Dalam menjalankan usaha, menurut Puspo ada beberapa kunci penting untuk menjadi sukses. Beberapa di antaranya yaitu kekuatan, kesungguhan, serius, fokus dan rajin bersedekah atau mengembalikan sebagian rezeki kepada yang membutuhkan.

“Kepada siapa pun. Kita puter-puter aja, kita ajari mereka supaya sukses. Tujuannya itu saja. Kami berdua, kita kembalikan kepada masyarakat melalui belajar bisnis untuk menjadi marketing. Tenang, produk kami betul-betul berkualitas, sudah teruji,” urai dia.

Produk yang dimaksud Puspo dan akan menjadi produk untuk dijual pelaku UMKM peserta program hibah modal usaha seperti ayam goreng dan dan aneka sambal. Puspo sempat menawarkan program itu kepada pimpinan ponpes di Soloraya Rabu malam.

Baca Juga: Tingkatkan Serapan Hasil Tani Lokal, Wong Solo Group Gandeng Start Up TaniHub

Saat itu para pimpinan ponpes itu hadir di gerai Makanku untuk menerima paket bantuan dari Puspo Wardoyo. Seusai penyerahan itu Puspo berpesan kepada para pimpinan ponpes untuk mencarikan 1.000 pelaku usaha mikro untuk menjadi peserta program itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya