Jadi Daerah Berisiko Tsunami, BPBD Pacitan Siaga 24 Jam
Solopos.com|jatim

Jadi Daerah Berisiko Tsunami, BPBD Pacitan Siaga 24 Jam

Untuk antisipasi barangkali butuh menyebarkan informasi tsunami dengan cepat kepada masyarakat Pacitan

Solopos.com, PACITAN – Menjadi salah satu kawasan yang berpotensi tsunami jika dilanda gempa di atas M 6,5, Kabupaten Pacitan pun kini bersiaga. Apalagi BMKG menyebut adanya peningkatan aktivitas kegempaan di Jawa Timur.

Bahkan BPBD Pacitan melakukan sejumlah langkah khusus. Antara lain dengan menyiagakan personel di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Waktu piket karyawan pun diperpanjang menjadi 24 jam penuh.

“Kita aktifkan siaga menjadi 24 jam plus. Artinya karyawan kami yang semula tidak piket sekarang full piket,” kata Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo kepada wartawan, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: BPBD Sebut 8 Kabupaten di Jawa Timur Rawan Tsunami Kategori Tinggi

“Untuk antisipasi barangkali butuh menyebarkan informasi tsunami dengan cepat kepada masyarakat Pacitan,” tambah Didik.

Tidak itu saja, petugas secara berkala juga melakukan patroli keliling. Sasarannya adalah kawasan permukiman yang rawan maupun jalur-jalur evakuasi. Hal tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan.

Memang selama ini, lanjut Didik, titik evakuasi yang ada belum didukung rekayasa konstruksi. Hanya saja prasarana berbasis alam dinilai cukup memadai. Terutama berupa jalan yang menghubungkan permukiman dengan tempat evakuasi ketika ada tsunami di Pacitan.

“Masyarakat sudah terbiasa lewat jalur tersebut. Cuma perlu kita bantu mengarahkan,” terangnya dilansir Detik.com.

Baca juga: Memancing, Anak Selamat namun Ibu Hilang Diterkam Buaya

Tempat Evakuasi

Didik mengimbau masyarakat Pacitan tetap tenang terkait potensi tsunami. Pun begitu kesiapsiagaan harus terus dilakukan setiap saat. Hal itu diwujudkan dengan sikap cepat tanggap saat terjadi gempa. Yaitu dengan menjauhi bangunan.

Sikap responsif, lanjut Didik merupakan salah satu kunci keselamatan. Bahkan saat ada guncangan gempa masyarakat diminta bergegas menyelamatkan diri. Upaya evakuasi mandiri itu harus dilakukan tanpa menunggu instruksi dari lembaga terkait.

“Kalau memang ada gempa besar dan membahayakan langsung saja menuju tempat evakuasi. Itu yang menyelamatkan,” pesan Didik terkait antisipasi tsunami di Pacitan.

Untuk diketahui sebagian wilayah Pacitan merupakan kawasan pantai. Sebagian merupakan kawasan padat penduduk. Lokasi dimaksud masuk kategori rawan tsunami karena berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago