top ear
Ilustrasi karantina. (Freepik)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi karantina. (Freepik)

Isolasi Mandiri Tak Disiplin, Jateng Bakal Dirikan Pusat Karantina Covid-19

Pemprov Jateng berencana mendirikan pusat karantina bagi pasien Covid-19.
Diterbitkan Selasa, 1/12/2020 - 18:55 WIB
oleh Solopos.com/Imam Yuda Saputra
2 menit baca
Festival Ayo Membaca 2021

Solopos.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng berencana mendirikan pusat karantina atau tempat isolasi bagi pasien Covid-19 secara terpusat.

Hal tersebut dilakukan menyusul masih tingginya angka penularan Covid-19 akibat isolasi mandiri yang kurang disiplin dari pihak yang terpapar virus.

Rencana pendirian pusat karantina pasien Covid-19 disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, seusai mengikuti rapat koordinasi (rakor) penanganan Covid-19 melalui video conference, Selasa (1/12/2020).

Gunung Semeru Meletus, Lumajang Diguyur Hujan Abu dengan Ketebalan hingga 3 Cm

Ganjar mengatakan sebenarnya Jateng sudah sejak lama menggunakan tempat isolasi secara terpusat di Kota Semarang. Selain itu, Jateng juga memanfaatkan hotel milik Pemprov Jateng, yakni Hotel Kesambi sebagai lokasi isolasi mandiri.

“Sebenarnya sudah banyak cara, kalau Kota Semarang kan sudah dari dulu rumah [dinas] Wali Kota Semarang [jadi tempat isolasi]. Kita juga bantu dengan Hotel Kesambi. Kita lebih dulu sebenarnya,” ujar Ganjar.

Hanya saja, lanjut Ganjar, di beberapa kabupaten/kota yang saat ini mengalami kenaikan kasus Covid-19 belum diterapkan. Beberapa daerah itu saat ini mulai membuat atau mencari tempat untuk isolasi mandiri secara terpusat.

“Contoh di Banyumas. Itu sudah bisa juga, dia buat sekarang di Baturaden. Cuma kemarin Kota Pekalongan, pak Wali bilang hotelnya enggak mau,” kata Ganjar.

Innalilahi, Korban Bus Ugal-Ugalan di Sragen Akhirnya Meninggal Dunia

Memetakan Wilayah

Oleh karena itu, Ganjar mengaku pihaknya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng telah memetakan daerah dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi. Sehingga, pasien Covid-19 yang harus menjalani isolasi mandiri benar-benar bisa menerima pelayanan dan pengawasan secara ketat.

“Maka sekarang kita mencari agar isoman [istirahat, salat, dan Kaman] betul-betul nyaman. Nah, kita mau tindaklanjuti apa yang disampaikan oleh pak Luhut [Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi] agar setiap kabupaten/kota menyiapkan [isolasi mandiri]. Sehingga kalau mereka diisiolasi itu nyaman. Nyaman dan terukur,” tambahnya.

Ganjar: Tidak Semua SMA/SMK di Jateng Gelar PTM Januari 2021

Rencana mendirikan tempat isolasi atau pusat karantina Covid-19 muncul setelah Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa Jateng saat ini masih mengalami kenaikan kasus Covid-19, dengan klaster terbanyak dari keluarga.

Luhut mengatakan, tempat isolasi terpusat perlu ditambah agar pengawasan dan penanganan terhadap pasien Covid-19 bisa lebih terkontrol, sehingga angka kesembuhan mengalami peningkatan.


Editor : Profile Chelin Indra Sushmita
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini