IRT Dikunjungi Wakapolsek Juwiring Klaten Malam-Malam: Suami di Kalimantan, Anak Kuliah di Solo
Solopos.com|soloraya

IRT Dikunjungi Wakapolsek Juwiring Klaten Malam-Malam: Suami di Kalimantan, Anak Kuliah di Solo

Wakapolsek Juwiring, Klaten, Iptu SGY, digerebek warga saat malam-malam mengunjungi ibu rumah tangga atau IRT di Dukuh Tegalan Karangsobo, Desa Jetis, Kecamatan Juwiring.

Solopos.com, KLATEN - Wakapolsek Juwiring, Klaten, Iptu SGY, digerebek warga saat malam-malam mengunjungi ibu rumah tangga atau IRT di RT 001 di RW 002, Dukuh Tegalan Karangsobo, Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Sabtu (10/4/2021).

IRT itu diketahui berinisial, MT. Ketua RT setempat, Heru Susanto, mengatakan suami MT adalah bos kelapa sawit di Kalimantan. MT memiliki dua anak (sudah menikah dan masih kuliah). Anak yang kuliah berada di Solo. Sedangkan seorang anaknya yang lain sudah berkeluarga dan tidak serumah dengan MT.

Baca Juga: 275.315 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Kudus Masih Tunggu Klaim Asuransi

Sedangkan Iptu SGY juga sudah beristri dan berkeluarga. Domisili Iptu SGY di Juwiran. Heru menjelaskan, mendapat laporan dari warga terkait adanya seorang anggota polisi yang bertamu di rumah MT, malam-malam.

Dia lantas mendatangi rumah MT guna membuktikan informasi yang telah diterima. Saat tiba di rumah, warga sudah mengepung lokasi tersebut. Hingga akhirnya terbukti Iptu SGY yang merupakan Wakapolsek Juwiring Klaten ditemukan di dalam rumah MT. Setelah MT sempat berkelit bahwa yang bertamu ke rumahnya adalah kerabat.

"Anak Mbak MT dan istri Pak Iptu SGY datang ke lokasi kejadian, Sabtu (10/4/2021) pukul 23.00 WIB. Di saat itu, anaknya Mbak MT yang cowok sempat emosi. Sempat ingin ngepruk Pak Iptu SGY dengan lodong beling. Tapi berhasil kami cegah," kata Heru.

Baca Juga: Tak Keberatan Didakwa Terima Suap Rp25,7 Miliar, Edhy Prabowo Mengaku Tak Bersalah

"Selama kejadian itu, semua warga masih terkontrol [tidak ada yang bertindak main hakim sendiri]. Di waktu berikutnya, ada warga yang menghubungi tim Resmob Polres Klaten. Tak berselang lama, 10 anggota polisi datang ke sini untuk menjemput Iptu SGY. Para anggota polisi itu menumpang tiga mobil. Proses ramai-ramai itu berlangsung sampai, Minggu (11/4/2021) pukul 02.30 WIB," lanjutnya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler

Espos Premium
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago