Ini Pemicu Kontraksi Palsu, Salah Satunya Berhubungan Intim Saat Hamil

Tips kehamilan kali ini membahas apa sajakah pemicu kontraksi palsu pada ibu hamil?
Ini Pemicu Kontraksi Palsu, Salah Satunya Berhubungan Intim Saat Hamil
SOLOPOS.COM - Ilustrasi ibu hamil mengalami kontraksi. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Agar terhindar dari kontraksi palsu seperti dialami Nathalie Holscher, sebaiknya ibu hamil perlu mengetahui pemicu gejala ini. Sebagaimana diketahui Nathalie Holscher sempat mengeluhkan sakit perut dan dibawa ke rumah sakit lantaran merasakan gejala seperti hendak melahirkan.

Biasanya, kontraksi palsu ini terjadi saat kehamilan memasuki usia trimester kedua sampai trimester ketiga dan pemicunya juga beragam. Berbeda dengan gejala hendak melahirkan, kontraksi palsu tidak menimbulkan ketuban pecah.

Tips kehamilan kali ini membahas apa sajakah pemicu kontraksi palsu pada ibu hamil? Berikut ini sejumlah penyebabnya seperti dikutip dari berbagai sumber pada Senin (6/12/2021):

1. Melakukan hubungan intim

Melakukan hubungan intim diusia kehamilan yang sudah cukup besar bisa jadi pemicu kontraksi palsu, lho. Kontraksi ini muncul sangat intens dan menyakitkan, namun segera mereda.

Baca Juga: Nathalie Holscher Tiba-Tiba Sakit Perut, Ternyata Kontraksi Palsu

Mengutip laman hellosehat.com pada Senin (6/12/2021), kontraksi palsu setelah berhubungan intim saat hamil ini disebabkan oleh peningkatan produksi oksitosin dan aliran darah dalam jumlah besar ke area panggul. Hal ini bisa muncul saat ibu hamil mengalami orgasme. Orgasme pada wanita khususnya ditandai dengan pengencangan otot pada sepertiga dinding vagina bagian depan, dan juga pada otot-otot rahim.

Selain itu, air mani pria mengandung prostaglandin yang sedikit banyak juga dapat memicu kontraksi rahim.  Aktivitas fisik dan pergantian posisi selama seks juga dapat menyebabkan kontraksi otot. Setelah turun dari klimaks, otot-otot tubuh akan kembali melemas hingga ke kondisi semula.

Sebaiknya menghindari kegiatan ini selama kehamilan sudah besar, ya. Karena, efek panjang yang terjadi misalnya berisiko persalinan prematur.

2. Melakukan olahraga berlebihan

Ibu hamil yang melakukan olahraga memang memberikan manfaat untuknya dan janin dalam kandungan. Namun, tidak disarankan melakukan olahraga yang berlebihan. Rasa lelah yang dirasakan bisa memicu munculnya kontraksi palsu. Umumnya, bumil akan merasakan kram pada perut. Selain itu, juga mengalami pendarahan pada vagina, sakit kepala, nyeri pada dada dan betis. Oleh karena itu, segera hentikan olahraga dan segera konsultasi ke dokter apabila merasakan beberapa gejala tersebut.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Kontraksi Palsu Seperti Dialami Nathalie Holscher

3. Dehidrasi

Mengutip okemom.com, selama masa kehamilan, perempuan diharuskan untuk selalu mencukupi cairan di dalam tubuh. Hal tersebut bertujuan agar terhindar dari dehidrasi.

Apabila ibu hamil mengalami dehidrasi, kondisi tersebut dapat menjadi penyebab kontraksi palsu dan persalinan secara prematur. Tentu tidak ingin masalah tersebut terjadi, bukan? Untuk itu, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi air mineral, setidaknya delapan gelas per hari.

Baca Juga: Perempuan Cerdas Cenderung Sulit Jatuh Cinta, Ini Penyebabnya

4. Pergerakkan janin yang aktif

Tak hanya disebabkan karena ibu hamil, kontrakasi palsu juga dapat terjadi karena pergerakan janin di dalam kandungan yang aktif.  Gerakkan yang terlalu aktif dapat menyebabkan otot rahim jadi tegang, sehingga ibu hamil merasakan sakit seperti kontraksi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, bisa dengan mengurangi aktivitas sehari-hari dan memperbanyak istirahat.

 

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago