top ear
Ilustrasi gaya industrial (Unsplash)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi gaya industrial (Unsplash)

Ini Lho Hal-Hal Penting dalam Desain Rumah dengan Gaya Industrial

Gaya industrial mulai dikenal pada masa Eropa saat banyak dilakukan pemugaran bangunan tua yang sudah ditinggalkan menjadi hunian.
Diterbitkan Rabu, 29/07/2020 - 12:03 WIB
oleh Solopos.com/Syahrul Shobirin
2 menit baca

Solopos.com, SOLO — Tipe rumah gaya industrial merupakan tipe yang unik dan selalu memiliki tempat tersendiri bagi peminatnya. Tipe industrial selalu menjadi pilihan gaya interior maupun arsitektur saat ini.

Jika ditengok ke belakang, gaya industrial seperti ini mulai dikenal pada masa Eropa saat banyak dilakukan pemugaran bangunan tua yang sudah ditinggalkan menjadi hunian.

Di Indonesia sendiri, gaya bangunan seperti ini banyak ditemui pada bangunan pabrik yang beralih fungsi. Gaya bangunan ini memang bisa dikatakan fleksibel dan tidak rumit diterapkan ke bangunan pribadi atau komersial. Tidak sulit mencari beberapa material untuk bangunan gaya material ini, seperti lampu, perabot, dan lainya.

Jos! Kegiatan Karang Taruna Di Sragen Ini Hindarkan Remaja Dari Kebiasaan Mabuk

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin menciptakan kesan gaya industrial di hunian Anda:

1. Kombinasikan material dan kayu
Metal dan kayu merupakan ornamen paling penting jika Anda ingin menciptakan kesan gaya industrial. Perpaduan keduanya memberikan kesan yang seimbang yaitu, dingin dan hangat.
Pilih kayu yang berwarna cerah agar huniah tidak terlalu gelap. Namun jika Anda tipe orang yang suka dengan tampilan antik dan rustic, metal dengan warna hitam dan kayu mahoni bisa jadi pilihan Anda.

Akhirnya Terungkap, Kaesang Tunjukkan Pekerjaan Jokowi Yang Tertulis Di SIM

Berimbang dan Nyaman Dipandang

2. Dekorasikan dengan barang antik dan maskulin
Gaya seperti ini sebenarnya erat kaitanya dengan aspek berkelanjutan dikarenakan pemanfaatan ulang bangunan pabrik yang sudah tidak terpakai. Jika Anda ingin mendekor hunian dengan gaya ini, pilihlah barang barang antik, atau bahkan barang hasil daur ulang. Hal ini membuat hunian anda menjadi terlihat lebih autentik.

3. Pilih warna netral, seperti putih dan abu-abu
Karena gaya industrial identik dengan penggunaan metal dan kayu, pemilihan warna cat harus diperhatikan. Warna netral abu-abu atau putih bisa menjadi pilihan dikarenakan warna metal dan kayu yang sudah cukup kuat dan berat. Hal ini membuat semuanya semakin berimbang dan lebih nyaman dipandang.

4. Open Plan
Gaya Industrial idealnya diterapkan dengan ruangan yang luas dan menerapkan desain open plan tanpa sekat. Hal ini dikarenakan pabrik atau bangunan jaman dulu memiliki desain open plan. Namun hal ini menjadi tantangan Ketika ingin diterapkan ke hunian pribadi.
Pertama yang harus dilakukan adalah pecah furnitur menjadi beberapa klaster untuk membantu mendefinisikan ruangan. Walaupun tidak ada sekat, namun setiap sudut memiliki fungsi yang jelas dan dapat dibedakan.


Editor : Profile Ivan Indrakesuma
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com



berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini