Ini Dia Pemain Persis Youth yang Pernah Berkarier di Liga Belanda

Persis Solo Youth telah terbentuk dan bersiap berlaga kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Dalam daftar skuad yang terbentuk, terdapat sejumlah pemain yang berpengalaman di kancah Eropa.
SHARE
Ini Dia Pemain Persis Youth yang Pernah Berkarier di Liga Belanda
SOLOPOS.COM - Yussa Nugraha (Instagram)

Solopos.com, SOLO – Persis Solo Youth telah terbentuk dan bersiap berlaga kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Dalam daftar skuad yang terbentuk, terdapat sejumlah pemain yang berpengalaman di kancah Eropa.

Salah satu pemain Persis Youth yang pernah bermain di Eropa adalah Yussa Nugraha. Yussa pernah merumput di Liga Belanda dengan berkostum HBS Craeyenhout, SC Feyenoord, dan VV Haagsehout. Tak cuma Yussa, pemain Persis Youth lainnya Dimas Maulana dan Nadhif Girasta Kosasih pernah bergabung dengan klub asal Kroasia, HNK Dalmatinac Cnro.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Baca Juga: Persis Youth Kalah dari Persebi Boyolali, Radovic Tetap Puji Pemain

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Sejauh ini, Persis Youth baru sekali menjalani uji coba dengan lawan finalis Liga 3 Jawa Tengah, Persebi Boyolali. Namun Persis Youth harus kalah 2-3 melawan Persebi Boyolali. Salah satu pencetak gol Persis Youth dalam laga tersebut adalah Yussa.

Yussa menyumbang satu gol lewat skema apik yang dibangun dari lini tengah. Dia mengaku senang bisa berkontribusi untuk tim namun masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki secara individu maupun tim untuk kedepannya.

“Saat belum masuk lapangan, saya lihat tim main kompak dari menit awal, main tenang dengan build up dari belakang dan juga bisa memberikan beberapa peluang. Setelah mencetak gol di babak kedua, tentu senang bisa membantu tim walaupun hari ini belum menang. Masih banyak yang bisa ditingkatkan selanjutnya,” kata Yussa.

Baca Juga: Skuad Mentereng Persis Solo Youth, Jebolan Timnas hingga Liga Luar

Direktur Teknik Persis Solo yang juga menangani Persis Youth, Misha Radovic, menegaskan hasil akhir bukan menjadi fokus utama tim. Ia menyatakan bahwa skuat membutuhkan lebih banyak pertandingan untuk meningkatkan progres perkembangan tim.

“Ini baru awal, hasil akhir belum menjadi fokus utama. Kami membutuhkan lawan yang kuat dan banyak pertandingan uji coba. Persebi cukup bagus, tapi saya lebih fokus ke pemain yang kita miliki dan mereka merespons dengan sangat bagus,” imbuh dia.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago