Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen

Seorang pedagang sayur dan pengguna jalan terjungkal di Jembatan Dungluwak yang ambrol pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB.
SHARE
Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen
SOLOPOS.COM - Jembatan Dungluwak yang terletak antara Desa Pengkok dan Desa Celep, Kedawung, Sragen, ambrol tergerus arus air, Jumat (28/1/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Nasib nahas dialami Sunanti, 53. Warga Sumberejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Sragen ini tak menyangka Jembatan Dungluwak di yang bisa ia lewati ambrol.

Ia terperosok jembatan di Dukuh Melokolegi, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, ini saat melintasinya pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB. Tepatnya pukul 02.30 WIB. Pedagang ini mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan beronjong sedianya hendak menuju Pasar Jambangan untuk kulakan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Sunanti terjungkal sekitar pukul 02.30 WIB. Ia mengalami patah tulang kaki dan tangan,” ujar Kepala Desa Celep, Kedawung, Sragen, Agus Woyo, Jumat.

Surat untuk Bunda Selvi Gibran

Baca Juga: Jembatan Dungluwak Sragen Amblek, 2 Pengendara Motor Jadi Korban

Hanya selang beberapa saat kemudian, jatuh korban kedua, yakni Fajar Yayan Mahardika, warga Purwakarta yang berdomisili di Kajen, Celep, Kedawung, Sragen. Ia juga tak menyadari jika Jembatan Dungluwak ambrol karena suasana masih gelap. Ia juga terjungkal seperti halnya Sunanti, namun nasibnya lebih baik.

Fajar hanya mengalami luka lecet. Ia bahkan sempat membantu Sunanti naik. “Setelah Sunanti terjungkal, disusul Fajar yang mengendarai motor matik Yamaha Vino, ia juga ikut terjungkal. Jadi yang menolong Sunanti itu Fajar,” ujar Agus.

Agus menerangkan tetangga Sunanti itu sekitar pukul 02.00 WIB ternyata belum ambrol jembatannya. Jembatan itu dikenal juga dengan nama Jembatan Makam karena berdekatan dengan makam di sisi timur. “Tingginya lima meter ada. Kalau lebarnya sesuai lebar jalan sekitar 5 meter dan panjangnya bisa mencapai 5 meter. Kami sudah melaporkan jembatan amblek itu ke DPU [Dinas Pekerjaan Umum], Pak Camat, dan Bupati Sragen. Tadi Pak Camat saya ajak untuk evakuasi motornya,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Sragen Tanggung Biaya Pengobatan Korban Jembatan Ambrol

Untuk menghindari jatuhnya korban lagi, Aparat Polsek Kedawung meblokade jalan dan mengalihkan lalu lintas ke jalur alternatif. Mereka juga memasang garis polisi di dekat jembatan untuk memberi batas kepada warga agar tidak terlalu dekat dengan jembatan ambrol itu.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago