top ear
Ilustrasi tenaga kesehatan yang menjadi salah satu klaster di Sukoharjo (Reuters)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi tenaga kesehatan yang menjadi salah satu klaster di Sukoharjo (Reuters)

Ini Detail 5 Klaster Aktif Covid-19 di Sukoharjo, Keluarga sampai Aparat Keamanan

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo mencatat 14 kasus baru yang berasal dari lima klaster.
Diterbitkan Selasa, 15/09/2020 - 13:07 WIB
oleh Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani
2 menit baca

Solopos.com, SUKOHARJO -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo mencatat 14 kasus baru yang berasal dari lima klaster penularan virus corona.

Lima klaster yang menunjukkan masih aktif atau masih ada penularan itu menambah jumlah kasus positif di Kabupaten Makmur ini sehingga menjadi 538 kasus per 14 September 2020.

Lima klaster Covid-19 di Sukoharjo itu antara lain klaster tenaga kesehatan (nakes) rumah sakit, klaster aparat keamanan, dan klaster transmisi aparat keamanan ke keluarga.

Di Rumah Terus, Ibu di Gatak Sukoharjo Meninggal Karena Covid-19

Selanjutnya, klaster keluarga di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, dan klaster pelaku perjalanan dari luar negeri.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan hingga saat ini kasus positif Covid-19 di Sukoharjo belum menunjukkan tren menurun.

Yunia memberi gambaran seperti kasus klaster nakes rumah sakit yang terus meningkat. Selain itu, klaster aparat keamanan yang merupakan hasil tracing kasus sebelumnya dari Soloraya juga meningkat.

Terungkap, Begini Sosok Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Mata Warga

Transmisi ke Keluarga

Saat ini masih ada tiga aparat keamanan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, tiga kasus tersebut masuk kategori tanpa gejala. "Kasus aparat keamanan ini sebelumnya jumlahnya lebih dari lima orang. Tapi sudah dinyatakan sembuh dan tinggal tiga orang dengan kasus masih aktif positif Covid-19," kata Yunia.

Yunia menjelaskan klaster aparat keamanan lantas berkembang karena terjadi transmisi ke keluarga. Kasus transmisi aparat ke keluarga ini menjadi klaster tersendiri.

Ancaman Kekeringan, Warga Jeruk Sawit Karanganyar Blokir Pemasangan Meteran Air Baru

Berikutnya, klaster keluarga masih menyumbang jumlah kasus positif Covid-19 di Sukoharjo. Salah satunya kasus di Gayam, dari hasil tracing pengujian swab kontak erat di keluarga, menunjukkan hasil positif virus corona.

Kemudian ada lagi kasus positif Covid-19 baru berasal dari pelaku perjalanan. "Ada satu kasus pelaku perjalanan yang baru saja kembali dari luar negeri yaitu Amerika Serikat terkonfirmasi positif corona," ujar dia.

Berdasarkan update www.corona.sukoharjokab.go.id, saat ini kasus positif masih aktif menjadi 112 kasus. Jumlah itu terdiri atas 62 orang isolasi mandiri, satu isolasi di rumah sehat, dan 49 orang menjalani rawat inap di rumah sakit.


Editor : Profile Tika Sekar Arum
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com


berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini