Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Ini 5 Jalur Pendakian Gunung Merbabu, Mana Paling Menantang?

Berikut lima jalur yang bisa ditempuh untuk pendakian Gunung Merbabu di Jawa Tengah (Jateng).
SHARE
Ini 5 Jalur Pendakian Gunung Merbabu, Mana Paling Menantang?
SOLOPOS.COM - Ilustrasi kegiatan pendakian di Gunung Merbabu, (Instagram @gunung.merbabu)

Solopos.com, SEMARANG — Gunung Merbabu merupakan salah satu gunung di Jawa Tengah (Jateng) yang selama ini menjadi destinasi favorit untuk pendakian gunung. Terdapat lima jalur pendakian di Gunung Merbabu, yang masing-masing memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.

Gunung Merbabu berada di tiga wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali. Memiliki ketinggian sekitar 3.145 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Merbabu menjadi gunung tertinggi keempat di Jateng.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Meski medannya tidak terlalu berat, pendakian di Gunung Merbabu cukup memberikan sederet tantangan. Mulai dari udara dingin, kabut tebal, hutan yang homogen, serta minimnya sumber air akan menjadi tantangan bagi pendaki.

Berikut lima jalur pendakian di Gunung Merbabu:

1. Selo

Jalur pendakian Gunung Merbabu melalui Selo tergolong paling populer di kalangan pendaki. Jalur pendakian di Selo terbilang landai sehingga ramah untuk pendaki pemula.

Baca juga: Simak! Ini Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar di Gunung Merbabu

Jalur ini memiliki lokasi basecamp yang berada di Desa Genting Tarubatang, Dusun I, Suroteleng, Selo, Kabupaten Boyolali.

Awal pendakian di Jalur Selo, pendaki akan disambut gapura selamat datang dari Taman Nasional Gunung Merbabu. Memasuki pintu hutan suasana jalanan kiri kanan dipenuhi pohon pinus dan lamtoro, sehingga perjalanan akan terasa sejuk meski di siang hari.

Jika pendaki melalui jalur ini, maka pendaki bisa mendirikan tenda di Sabana 2 yang sangat terkenal karena menyajikan pemandangan sunset dan juga rasi bintang saat malam hari.
Jalur Selo memiliki 5 pos pendakian dengan waktu tempuh mencapai 6-10 jam. Jalur Selo juga memiliki fasilitas yang memadai untuk pendakian seperti RFID atau Radio Frequency Identification yang bisa mendeteksi pendaki di gunung.

2. Thekelan

Jalur pendakian Gunung Merbabu melalui Jalur Thekelan disebut-sebut yang paling indah karena menyuguhkan pemandangan lima gunung cantik, yakni Telomoyo, Andong, Ungaran, Sindoro, dan Sumbing.

Baca juga: Daftar 5 Gunung Tertinggi di Jawa Tengah, Paling Buncit Sering Erupsi

Jalur Thekelan merupakan jalur pendakian Gunung Merbabu melalui sisi utara, tepatnya di Desa Thekelan, Batur, Getasan, Kabupaten Semarang. Untuk melalui jalur ini, pendaki bisa menggunakan transportasi umum dari Salatiga atau Magelang yang menuju ke Kopeng.

Jalur Thekelan merupakan jalur pendakian yang cenderung normal, karena masih banyak jalur yang landai serta memutari bukit. Jalur ini juga kaya akan sumber air, berbeda dengan jalur pendakian Gunung Merbabu yang lain.

Terdapat empat pos pendakian pada Jalur Thekelan dengan waktu tempuh pendakian sekitar 7-11 jam.

3. Wekas

Jalur Wekas adalah jalur pendakian Gunung Merbabu melalui sisi barat. Jalur Wekas terdapat di Desa Wekas, Kabupaten Magelang.

Jalur ini terbilang populer di kalangan remaja dan pecinta alam Kota Magelang karena terdapat banyak sumber air. Hal ini pun membuat banyak remaja yang suka berkemah di Jalur Wekas, tepatnya pos II.

Baca juga: Misteri Bank Gaib di Gunung Merbabu, Pesugihan?

Jalur Wekas juga menjadi jalur pendakian tercepat untuk mencapai puncak Gunung Merbabu. Untuk mencapai puncak Gunung Merbabu melalui jalur ini pendaki hanya membutuhkan waktu sekitar 6-7 jam.

Untuk menuju Desa Wekas ini pendaki bisa menggunakan angkutan umum jurusan Kopeng-Magelang dan turun di Kaponan, tepatnya di depan gapura Desa Wekas. Dari Kaponan pendaki berjalan kaki melewati jalanan berbatu sejauh 3 km untuk sampai di pos pendakian.

4. Cuntel

Untuk menuju Desa Cuntel, pendaki bisa menggunakan bus umum dari Salatiga jurusan Magelang. Setelah itu turun di area wisata Kopeng, tepatnya di Bumi Perkemahan Umbul Songo.

Jalur ini berawal dari kawasan wisata Kopeng dan memiliki bascamp di Jalan Umbul Songo Km. 2,5 RT 001/RW 001, Cuntel, Kopeng, Getasan, Kabupaten Semarang.

Baca juga: Pendaki Pemula Merapat! Ini Lima Gunung Terpendek di Jateng

Pendaki yang melalui Jalur Cuntel bisa memasuki Kawah Candradimuka Gunung Merbabu, serta melihat berbagai flora dan fauna Taman Nasional Gunung Merbabu di Hutan Cuntel. Di jalur ini, pendaki juga masih bisa menemui berbagai satwa liar seperti monyet, ayam hutan, dan elang.

Waktu tempuh ke puncak Gunung Merbabu melalui jalur pendakian Cuntel ini sekitar 6-10 jam.

5. Suwanting

Jalur Suwanting disebut-sebut sebagai jalur pendakian yang paling terjal di Gunung Merbabu. Jalur ini sebenarnya pernah ditutup pada tahun 1998 silam dan baru dibuka kembali pada 2015 lalu.

Basecamp Jalur Suwanting berada di Jalan Suwanting, Suwanting, Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Oleh karena sangat terjal, Jalur Suwanting pun tidak direkomendasikan bagi pendaki pemula. Jalur ini juga memiliki karakter khas yakni angin yang dingin.

Meski demikian, jalur pendakian Gunung Merbabu via Suwanting ini menyajikan pemandangan yang indah berupa panorama sunrise dan sunset dari puncaknya. Waktu tempuh untuk melakukan pendakian Gunung Merbabu melalui Jalur Suwanting adalah 8-12 jam.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode