Ini 4 Lokasi Penyekatan di Wonogiri Selama PPKM Darurat

Inilah tiga lokasi penyekatan di Wonogiri selama penerapan PPKM Darurat.
Ini 4 Lokasi Penyekatan di Wonogiri Selama PPKM Darurat
SOLOPOS.COM - Kegiatan penyekatan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat di wilayah perbatasan Wonogiri-Gunung Kidul di Kecamatan Pracimantoro belum lama ini. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI – Polres Wonogiri melakukan penyekatan di sejumlah daerah perbatasan selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat di Wonogiri (3-20/7/2021). Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak masuk ke wilayah Wonogiri diminta memutar balik kendaraan.

Kabag Ops Polres Wonogiri, Kompol Budiyono, mengatakan ada empat lokasi penyekatan selama PPKM darurat diterapkan. Adapun lokasi penyekatan yakni Kecamatan Pracimantoro yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Kemudian Kecamatan Giriwoyo berbatasan dengan Kabupaten Pacitan Jawa Timur, Kecamatan Purwantoro berbatasan dengan Ponorogo Jawa Timur dan Kecamatan Selogiri berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo.

Baca juga: Keunikan Pasar Doplang, Wisata Kuliner Wonogiri Dengan 140-An Menu Jajanan Tradisional

Menurut dia, kegiatan penyekatan dilakukan oleh anggota kepolisian di masing-masing rayon atau distrik. Polsek yang wilayah kerjanya berbatasan langsung dengan daerah lain menjadi koordinatornya.

“Misalnya kalau di perbatasan Pacitan yang menjadi koordinator penyekatan Polsek Giriwoyo. Begitu juga dengan daerah perbatasan lainnya,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa (6/7/2021).

Ia mengatakan, pihaknya tidak mendirikan pos penyekatan di wilayah perbatasan Wonogiri. Namun, setiap Mapolsek yang berada di wilayah perbatasan dijadikan tempat untuk koordinasi kegiatan penyekatan setiap harinya.

“Intinya tidak ada pendirian pos tapi kegiatan penyekatan tetap berjalan setiap hari. Kalau di perbatasan Ponorogo koordinasinya di Mapolsek Purwantoro. Seperti itu. Jadwal atau waktu kegiatan sudah kami siapkan,” ungkap dia.

Baca juga: 300 Kaleng Susu Beruang Ludes dalam 1 Jam di Minimatket Kalijambe Sragen

Budiyono mengatakan, sesuai dengan instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang diteruskan ke gubernur dan ke bupati, kegiatan penyekatan dilaksanakan sesuai dengan waktu penerapan PPKM mulai 3-20 Juli 2021. Pembatasan itu dilakukan seiring dengan tingginya kasus Covid-19.

“Kendaraan yang melintas di daerah perbatasan di periksa. Sesuai ketentuan Mendagri, setiap warga yang ingin berpergian jalur darat, laut maupun udara harus ada bukti surat keperluan yang dituju. Jadi selama penyekatan kami akan periksa kelengkapan sesuai yang ditentukan Mendagri,” kata Budiyono.

Kapolsek Pracimantoro, AKP Setiyono, mengatakan selama penyekatan PPKM Darurat Wonogiri pihaknya bekerjasama dengan Polsek yang masih masuk dalam satu distrik. Di antaranya Polsek Eromoko dan Polsek Manyaran.

“Jadwal yang bertugas di kegiatan penyekatan sudah ada. Sejak 3 Juli sudah berjalan dan personelnya bergantian,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Baca juga: Cara Tepat Pakai Dobel Masker untuk Cegah Penularan Covid-19

Ia mengatakan, dalam penyekatan itu dilakukan pemantauan mobilitas masyarakat. Jangan sampai warga yang tidak mempunyai kepentingan mendesak pergi ke luar daerah.

“Kalau yang masih kerja, kami cek surat kerjanya. Kan ada orang Gunung Kidul kerja di Pracimantoro dan sebaliknya. Kalau ada surat tidak apa-apa. Tapi kalau tidak ada kepentingan yang sangat penting kami imbau untuk kembali,” kata dia.

Selain itu pihaknya juga memantau protokol kesehatan warga yang melintas di jalan. “Misalnya warga yang tidak memakai masker kami peringatkan dan diberi masker juga,” kata Setiyono.

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago