INFRASTRUKTUR BOYOLALI : Ini Alasan Olah Data BPJS Kesehatan Masih Dilakukan di RSUD Banyudono

SHARE
INFRASTRUKTUR BOYOLALI : Ini Alasan Olah Data BPJS Kesehatan Masih Dilakukan di RSUD Banyudono
SOLOPOS.COM - Suasana di RSUD Banyudono mulai sepi, Rabu (13/7/2016). Pelayanan di RSUD Banyudono mulai dihentikan, Jumat (15/7/2016). Pelayanan segera berpindah ke RSUD di Andong yang berlokasi di Desa Sugihan, mulai Rabu (27/7/2016). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)

Infrastruktur Boyolali, jaringan Internet menjadi kendala operasional RSUD Banyudono di Andong.

Solopos.com, BOYOLALI–Belum tersedianya jaringan internet di RSUD Banyudono di Andong menghambat proses pengolahan data administrasi.

PromosiOrang Solo Suka Belanja Gadget di Tokopedia, Seller Untung 2 Kali Lipat

Pengolahanan data khususnya terkait layanan jaminan kesehatan seperti Badan Penyedia Jaminan Sosial (BPJS), keuangan, dan data pemakaian obat pasien, masih harus dilakukan di gedung RSUD Banyudono yang lama yang berada di Banyudono.

Kondisi ini menyebabkan petugas yang bertugas mengolah data-data tersebut lewat komputer harus bolak-balik Andong-Banyudono.

Salah satu petugas, Slamet, membenarkan hal ini. Data yang masuk di RSUD di Andong, diambil oleh petugas kemudian di bawa ke kantor di Banyudono untuk diinput dan kemudian di olah di komputer. “Ya, memang harus bolak-balik,” kata Slamet, saat ditemui wartawan, Kamis (28/7/2016).

Petugas lainnya, Eko, juga masih terlihat sibuk mengerjakan beberapa pekerjaan administrasi di rumah sakit di Banyudono. “Ini mengolah data pengeluaran obat untuk pasien. Seluruh jaringan komputer masih ada di sini karena jaringan internet di Andong belum ada,” ujar Eko.

Kasi Peningkatan RSUD Andong, M. Aksin, membenarkan masih ada petugas yang bertugas di gedung rumah sakit di Banyudono.

“Ya, masih ada sekitar enam petugas yang bertugas di Banyudono. Selain olah data beberapa juga masih ada yang bertugas menjaga beberapa peralatan yang masih ada di sana, seperti alat radiologi, genset, dan perlengkapan IT serta komputer,” atau Aksin.

Dia membenarkan seluruh pengolahan data masih dilakukan kantor rumah sakit yang lama karena jaringan internet belum masuk ke RSUD di Andong. Pendataan pasien dan administrasi lainnya di Andong, masih dilakukan manual.

RSUD Banyudono di Andong mulai membuka pelayanan Rabu (27/7/2016). Kendati demikian, Askin mengakui masih banyak persiapan yang harus dilakukan agar rumah sakit itu menjadi tempat yang nyaman untuk berobat bagi warga sakit.  Pasien masih terganggu suara bising dari proyek yang masih berlangsung.

Pihak rumah sakit juga belum siap melayani rawat inap. Meskipun sudah tersedia bed untuk kelas III, namun pihak rumah sakit baru membuka layanan rawat jalan.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago