SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/dok)

Infrastruktur Bantul berupa taman kota dipertanyakan.

Harianjogja.com, BANTUL — Proyek penataan taman atau landscape di jantung Kota Bantul senilai Rp1 miliar sia-sia. Infrastruktur yang belum genap berusia setahun itu dibongkar dan diganti proyek baru.

Promosi Mimpi Prestasi Piala Asia, Lebih dari Gol Salto Widodo C Putra

Pemkab Bantul melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) pada 2015 menganggarkan pembangunan landscape, semacam taman mini di area lapangan Paseban Bantul yang merupakan jantung Kota karena terdapat Kompleks Kantor Bupati di wilayah ini.

Proyek senilai Rp1 miliar yang dikerjakan CV Mitra Sejahtera itu sejatinya telah selesai tahun lalu. Landscape berupa taman kecil dengan jalan konblok itu sudah dapat dinikmati masyarakat. Namun belum sampai setahun pekerja bangunan membongkar taman yang baru saja selesai itu. Pembongkaran sudah dilakukan sejak sepekan terakhir.

Mardi, mandor proyek saat ditemui di lokasi pembangunan mengungkapkan, otoritas Pemkab melalui DPU meminta agar bangunan baru itu dibongkar. Pemerintah ingin mengganti jalan konblok dengan keramik. Proyek itu ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan.

“Kami cuma melaksanakan, kenapa diganti enggak tahu alasannya,” ungkap Mardi, Senin (3/10/2016).

Rencananya kata dia, taman mini itu akan dibangun tempat duduk bagi pengunjung yang hendak bersantai serta ruang untuk permainan anak. Dalam data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bantul, proyek tersebut tahun ini dikerjakan CV Setiabudi Jaya Perkasa dengan anggaran mencapai Rp1,45 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya