Industri E-Sports Indonesia Tumbuh Subur, Jangan Puas Hanya Jadi Pasar!

Pemerintah mencatat sekitar 115 juta warga Indonesia yang familiar dengan game online.
Industri E-Sports Indonesia Tumbuh Subur, Jangan Puas Hanya Jadi Pasar!

Solopos.com, SOLO—Perkembangan industri e-sport di Indonesia cukup menggembirakan beberapa tahun terakhir. Pemerintah mencatat sekitar 115 juta warga Indonesia yang familiar dengan game online.

Kejuaraan e-sport pun tumbuh subur di tataran nasional maupun internasional. Belakangan e-sport bahkan masuk sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua.

Namun Indonesia diminta tak langsung puas dengan berkembangnya ekosistem e-sport belakangan. Anak bangsa didorong aktif menjadi pengembang (developer) game online secara mandiri alih-alih hanya menjadi obyek pasar game online buatan luar negeri.

Baca Juga: Persis Solo Ajukan Izin Stadion Sriwedari untuk Latihan

COO Anantarupa, Diana Paskarina, mengatakan Indonesia punya sumber daya manusia (SDM) yang tak kalah berbakat untuk mengembangkan game online. “Kita punya 115 juta player, sepertiga warga Indonesia main game. Namun jangan hanya puas menjadi pasar, jadilah pelaku, penghasil karya. Kita punya talenta dan skill,” ujar Diana dalam jumpa pers virtual Piala Presiden Esports (PPE) 2021, Selasa (14/9/2021).

Diana mengatakan Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang telah mampu memproduksi game online. Anantarupa sendiri mengembangkan Lokapala, sebuah game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), yang terinsiprasi dari Candi Borobodur.

Lokapala turut dimainkan dalam PPE yang dimulai awal Oktober hingga akhir November 2021. Lima game lain yang dipertandingkan berasal dari luar negeri yakni Mobile Legend, PUBG, Free Fire, PES 2021, dan Speed Chess.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres Atur Dana Abadi Pesantren

 

PON Papua

“Selaku developer, kami sangat bersyukur dan berterima kasih bisa ikut serta di ajang ini. Semoga ini dapat membuka jalan bagi game developer lain untuk semakin menggairahkan ekosistem e-sport nasional,” ujar Diana.

Lokapala yang menggaet PT Melon Indonesia sebagai publisher sebelumnya juga dipastikan bakal dipertandingkan dalam PON 2021 di Papua. Lokapala mencetak sejarah sebagai game e-sports lokal pertama yang ikut serta dalam ajang PON.

Sementara itu pemetintah menegaskan komitmen dan dukungannya untuk memajukan ekosistem dan industri e-sport nasional. Penyelenggaraan PPE yang telah memasuki tahun ketiga menjadi salah satu upaya pemerintah mewujudkan hal itu.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres, PNS Bolos 10 Hari Bisa Dipecat

“Indonesia harus siap menjadi pemimpin dalam dunia e-sports. Kita memiliki potensi luar biasa dari sisi sumber daya generasi muda, ekosistem keolahragaan, dan juga industri e-sports,” ujar Kepala Kantor Staf Kepresidenan RI, Moeldoko.

 


Promo & Events
Berita Terkait
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago