Ikuti Jejak Mark Zuckerberg, Yuk Terapkan Frugal Living

Di Indonesia, ada Cinta Laura, Desi Anwar, dan Raditya Dika yang telah menerapkan gaya hidup frugal living.
Ikuti Jejak Mark Zuckerberg, Yuk Terapkan Frugal Living
SOLOPOS.COM - Mark Zuckerberg (Reuters)

Solopos.com, SOLO-Jika Anda ingin uang di rekening Anda terus bertambah tanpa harus bersusah payah, menerapkan gaya hidup frugal living bisa menjadi solusi. Sejumlah pesohor sebut saja Mark Zuckerberg, Warren Buffett, Lady Gaga, Keanu Reeves, dan Leonardo DiCaprio telah menerapkan gaya hidup ini.

Sementara di Indonesia, ada Cinta Laura, Desi Anwar, dan Raditya Dika yang telah menerapkan gaya hidup frugal living. Jika dipikir-pikir sebenarnya mereka bukanlah sosok yang kekurangan uang, namun mereka semua tetap memilih tampil bersahaja.

Frugal living atau gaya hidup hemat sangat cocok diterapkan pada kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Frugal Living bisa juga diartikan sebagai konsep dimana Anda sepenuhnya menyadari betul bagaimana keputusan dalam mengelola keuangan. Anda lebih memilih prioritas ketimbang gaya hidup.

Mengutip laman idxchannel.com, Senin (27/9/2021), Anda akan mengurangi bujet belanja demi terciptanya dana darurat yang bermanfaat di masa akan datang, seperti pensiun dini, atau kemerdekaan finansial. Frugal Living atau hidup hemat memang sering disebut dengan pelit. Namun pada kenyataannya tidak. Biasanya, pelit adalah bagaimana Anda membeli barang dengan murah atau bahkan tidak membelinya sama sekali. Tetapi Frugal Living mengedepankan kualitas.

Baca Juga: Ini Penyebab Wabah SARS Berakhir Tanpa Vaksin

Seperti contohnya, Anda membutuhkan sebuah tas untuk bekerja. Tas merk A lebih murah namun kualitasnya juga murahan. Tas B sedikit lebih mahal namun bisa digunakan dalam waktu yang lama. Orang pelit, cenderung akan membeli tas merk A tadi atau bahkan tidak sama sekali.

Sementara mereka yang megendepankan Frugal Living akan memilih tas merek B. Kenapa? Karena dalam konsep hidup hemat bukan selalu mengedepankan harga semata, namun kualitas juga menjadi pertimbangan. Daripada murah namun tidak berlangsung lama, lebih baik sedikit mahal tetapi awet bertahun-tahun.

Melansir laman Money Manual, Jumat (24/9/2021), secara umum, hemat adalah gaya hidup yang berfokus pada menabung di mana Anda bisa dan membelanjakan hanya untuk apa yang menambah nilai dalam hidup, bukan sebatas memenuhi keinginan semata.

Dilansir dari QM Financial, frugal living adalah kemampuan dan keinginan untuk bersikap cermat dalam penggunaan sumber konsumsi, seperti makanan, waktu, uang, dan menghindari segala sesuatu yang berlebihan atau boros.

Baca Juga:  Bukti Persahabatan Jennie Blackpink dan Jung Ho Yeon Bintang Squid Game

Di sisi lain, frugal living ini juga bermanfaat bagi diri sendiri. Dilansir dari The Simple Dollar, salah satu manfaat tersebut ialah mengurangi stres. Berdasar survei yang dilakukan oleh Capital One CreditWise, didapati bahwa sekitar 73 persen orang Amerika Serikat menganggap uang sebagai penyebab utama stres dalam hidup mereka.

Meski memang menjadi hemat bukan berarti tidak pernah stres tentang uang, tetapi berhemat bisa menjadi solusi dari stresor yang satu ini. Di samping itu, gaya hidup ini juga memampukan penganutnya untuk bersedekah lebih banyak. Selain itu, ia juga baik untuk lingkungan. Dalam hal makanan, misalnya.

Seseorang yang menganut frugal living sebisa mungkin tidak akan membuang sisa makanan. Ketika memasak pun ia akan memperhitungkan baik-baik porsi dan bahan makanan yang akan diolah. Dengan demikian, upaya tersebut sudah menjadi salah satu langkah dalam mengurangi jejak karbon dan menurunkan jumlah sampah demi menjaga kelestarian lingkungan. Lalu, bagamana cara menerapkan frugal living bagi para pemula?

Pada dasarnya tidak ada cara yang paling baik untuk menjalani gaya hidup ini. Namun secara umum, Anda harus mengetahui terlebih dahulu tujuan hidup Anda.

Baca Juga: Ampuhkah Masker Kain Adang Varian Delta? Begini Penjelasan Pakar

Mengutip Wealthsimple dan Bisnis.com, Senin (27/ memberikan sejumlah tips sebagai berikut.

1. Membuat daftar prioritas yang harus Anda penuhi menggunakan rencana penganggaran (budgeting plan).

2. Catat uang yang akan dan sudah Anda transaksikan dalam sebulan atau waktu tertentu.

3. Setelah sebulan, cek seberapa besar pengeluaran Anda. Perhatikan pengeluaran yang Anda lakukan dan pilih pengeluaran yang hendak Anda batasi di masa yang akan datang.

4. Investasikan uang, misalnya saja dengan tabungan deposito atau reksadana.

5. Hilangkan rasa gengsi dan pertimbangkan untuk membeli barang bekas, seperti mobil atau buku, selama barang-barang tersebut masih dalam kondisi layak dan berharga terjangkau.

6. Bandingkan harga suatu barang atau jasa dengan tetap memperhatikan kualitas dan fungsinya. 7. Pertahankan komitmen dan bertanggung jawab.

 

Berita Terkait
    Promo & Events
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago