Ikan Monster Amazon Ditemukan di Pantai Florida, Amerika Siaga Spesies Invasif
Solopos.com|teknologi

Ikan Monster Amazon Ditemukan di Pantai Florida, Amerika Siaga Spesies Invasif

Seekor ikan berjuluk monster air tawar ditemukan dalam keadaan sudah mati di Pantai Florida, Amerika Serikat.

Solopos.com, FLORIDA -- Seekor ikan yang dijuluki monster air tawar mendadak ditemukan dalam keadaan sudah mati di Pantai Florida, Amerika Serikat. Hal itu menimbulkan ketakutan ikan tersebut akan menjadi spesies invasif atau hama yang membahayakan.

Ikan itu adalah Arapaima Gigas atau nama ilmiahnya Sudis gigas, habitatnya asli Sungai Amazon. Panjangnya bisa mencapai 3 meter dan berat 220 kilogram. Lapisan kulitnya keras, bahkan tidak mampu ditembus oleh gigi ikan Piranha.

Jika berkembang biak di Florida, maka bisa berbahaya bagi spesies ikan lokal karena Arapaima merupakan salah satu predator ikan terbesar di dunia, yang dapat memangsa mereka. Wujudnya juga cukup mengerikan dan selain itu, bisa berkembang biak dengan cepat.

Baca Juga : Hadrian X, Robot Tukang Batu Bisa Bikin Rumah Kurang Dari 3 Hari

Belum diketahui dengan pasti bagaimana ikan ini bisa sampai di Florida. Ilmuwan berspekulasi ia lepas dari peliharaan seseorang atau sengaja dilepaskan begitu saja. "Jika dibuang, kami tidak tahu apakah saat dibuang itu ikan ini masih hidup atau tidak," kata Solomon David, pakar ekologi air dari Nicholls State University yang dikutip detikinet dari Live Science, Minggu (28/3/2021).

Untuk saat ini, David menilai masih terlalu dini Arapaima berpotensi jadi hama. Itu karena mereka berkembang biak hanya di area spesifik, butuh waktu lama untuk merawat anak-anaknya dan belum bisa bereproduksi sebelum mencapai panjang 1,5 meter.

Akan tetapi sebagai langkah pencegahan, otoritas satwa di Florida meminta warga melaporkan jika mereka melihat penampakan Arapaima atau spesies ikan lain yang mencurigakan. Jika memungkinkan disertai dengan foto dan lokasinya berada.

Baca Juga : TNI AL Terima Alugoro 405, Kapal Selam Pertama Buatan Indonesia

Sebenarnya daging ikan ini cukup banyak dikonsumsi di habitat aslinya dan eksistensi mereka belakangan cukup terancam. Namun di sisi lain, bahayanya tidak dapat diabaikan karena mereka punya nafsu makan yang tinggi dan bisa juga memakan ikan lain yang punya potensi ekonomi.

Sebelumnya sejumlah dana di Amerika Serikat juga penah kedatangan ikan invasif lain yang berasal dari Asia. Ikan kepala ular atau di Indonesia dikenal sebagai ikan gabus menyebar di sejumlah danau di Amerika Serikat. Akibatnya ikan-ikan asli danau jadi habis dan membuat otoritas setempat melakukan pembersihan ikan invasif tersebut.

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago