IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Ini Pendorongnya

IHSG diprediksi melanjutkan tren penguatan dengan didorong kenaikan harga sejumlah komoditas.
SHARE
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Ini Pendorongnya
SOLOPOS.COM - Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). (Solopos/JIBI/Abdurachman)

Solopos.com, JAKARTA–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada Senin (23/5/2022). Hal itu seiring dengan kenaikan harga komoditas.

Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang, menyatakan selama sepekan lalu IHSG menguat cukup tajam sebesar 4,77%, tetapi hal ini juga dibarengi oleh net sell sebesar Rp2,44 triliun.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Edwin mengatakan di awal pekan ini IHSG berpeluang kembali melanjutkan penguatannya.

“Hal ini didorong oleh kenaikan saham berbasis komoditas setelah harga komoditas menguat di Jumat pekan lalu seperti: batu bara sebesar 4,31%, Timah 3,67%, minyak 0,44%, emas 0,21%, dan CPO 0,65%,” katanya Senin (25/5/2022).

Di sisi lain, pasar akan mencermati apakah aksi jual asing akan berlanjut pada hari ini.

Baca Juga: IHSG Diprediksi dalam Tekanan Global, Saham-Saham Bisa Menguat?

Pasar juga akan mencermati arah yield obiligasi tenor 10 tahun serta pergerakan Rupiah dan terkoreksinya EIDO sebesar 0,51%, padahal Jumat lalu IHSG ditutup menguat sebesar 1,4%.

“Pada hari ini, IHSG diprediksi bergerak pada rentang 6.868 – 6.966,” katanya.

Beberapa saham yang patut dicermati pada hari ini menurut Edwin adalah INCO, ITMG, TINS, ANTM, AALI, LSIP, ADRO, UNVR, BMRI, PTBA, dan SMRA.

Sebelumnya, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan dalam risetnya memprediksi IHSG akan menguat terbatas pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, candlestick membentuk higher high dan higher low mengindikasikan potensi penguatan.

Pergerakan akan didorong rilis kinerja emiten per 1Q22. Perlu diwaspadai rentang penguatan mulai terbatas dan menguji resistance kuat moving average 50, apabila gagal menembus level ini IHSG berpotensi kembali melemah.

Selanjutnya, Dennies memperkirakan IHSG bergerak pada level support 6.740 dan 6.829 serta resistance 6.981 dan 7.044.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Didukung Harga Komoditas, IHSG Tancap Gas Hari Ini ke 6.900

 



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago