[x] close
IEA Magelang Tak Asal Kencang Saat Kawal Ambulans
Solopos.com|jateng

IEA Magelang Tak Asal Kencang Saat Kawal Ambulans

Komunitas Indonesia Escorting Ambulan (IEA) Magelang Raya, aktif melakukan pengawalan ambulans sejak 2018.

Solopos.com, MAGELANG – Ada sejumlah komunitas bidang sosial, salah satunya Komunitas Indonesia Escorting Ambulans (IEA) Magelang Raya. Komunitas yang terbentuk pada 2018 ini mengkhususkan pada pengawalan mobil ambulans dalam keadaan darurat.

Mengutip Beritamagelang.id, Kamis (6/5/2021), komunitas ini mempunyai struktur organisasi mulai dari Pusat Jakarta hingga ke daerah, termasuk Magelang Raya.

“Berdirinya IEA karena keprihatinan melihat langsung kendaraan ambulans banyak menemui kendala saat dalam keadaan darurat," ucap salah satu anggota aktif Komunitas IEA Magelang Raya, Nur Widhi Setyabudi, warga Giritengah Borobudur Magelang.

Baca Juga : Sego Godog, Hidangan Klangenan Khas Magelang dan Yogya

Widhi menjelaskan anggota IEA Magelang Raya tersebar di seluruh wilayah Magelang. Dengan 14 anggota aktif yang terbiasa mengawal ambulans setiap saat langsung di jalan raya.

"Banyak juga kejadian mendadak melihat ambulans di jalan kemudian anggota kami memberikan kode kepada pengemudi ambulans untuk memberikan pengawalan.

Kalau tidak mendadak, biasanya menggunakan formasi dua sepeda motor di depan sebagai pembuka jalan, dan tiga sepeda motor di belakang ambulans," terang Widhi.

Pelatihan Berkala

Berkaitan dengan risiko pengawalan, anggota IEA Magelang Raya, juga dibekali dengan pelatihan safety riding dan pertolongan pertama pada kecelakaan, yang dilakukan secara berkala.

"Anggota kami harus tetap menghargai kendaraan lainnya, melakukan pembukaan jalan dengan sopan, agar jalan menjadi terbuka dan kendaraan ambulans dapat melaju lancar hingga ke rumah sakit yang dituju.”

Kalau dalam keadaan biasa, mengantar pasien rujukan, biasanya pengawalan dilakukan pada kecepatan 70-80 km/jam, kalau ambulans mengangkut pasien darurat maka kecepatan bisa melebihi kecepatan standar.

Baca Juga : Nikmatnya Nasi Lesah, Kuliner Khas Kota Magelang yang Langka

Ketua IEA Magelang Raya, Agus Hasanudin, mengatakan, selain pengawalan ambulans, komunitas tersebut juga ikut dalam Pospam arus mudik/hari besar, kebencanaan, dan Pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat (PPGD).

"Untuk kegiatan pengawalan ambulans dari pusat ada asuransi untuk anggota sedang dalam proses," tutur Agus, warga Kijingsari Wetan RT 02/RW 01, Jogomulyo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang ini.


Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago