top ear
Ilustrasi tes swab Covid-19. (Reuters/Lim Huey Teng)
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi tes swab Covid-19. (Reuters/Lim Huey Teng)

Hore! 17 Pasien Covid-19 di Klaten Sembuh, Terbanyak dari Trucuk

Sebanyak 17 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Klaten dinyatakan sembuh dengan jumlah terbanyak dari Kecamatan Trucuk.
Diterbitkan Selasa, 27/10/2020 - 22:15 WIB
oleh Solopos.com/Ponco Suseno
1 menit baca

Solopos.com, KLATEN — Sebanyak 17 pasien Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dinyatakan berhasil sembuh, Selasa (27/10/2020). Pasien Covid-19 di Klaten yang sembuh paling banyak berasal dari Kecamatan Trucuk.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan ada tujuh orang dari Trucuk yang sembuh dari Covid-19. Mereka adalah M, 54, laki-laki; ASZ, 2, laki-laki; SAW, 0, perempuan; FW, 30, laki-laki; HK, 50, perempuan; EDS, 30, perempuan; dan S, 74, perempuan.

Jomblo 20 Tahun, Pria Ini Pilih Pacaran Sama Boneka Seks

Selanjutnya, empat orang asal Cawas, APW, 27, laki-laki; TW, 40, perempuan; APA, 28, perempuan; dan FW, 34, perempuan. Pasien sembuh berikutnya tiga orang asal Delanggu, yakni MS, 86, laki-laki; SN, 52, laki-laki; dan SH, 50, perempuan. Seorang asal Klaten Selatan juga sembuh dari Covid-19 berinisial EBM, 33, laki-laki; seorang asal Karangdowo, LHW, 14, laki-laki; dan seorang asal Klaten Utara, DAP, 28, perempuan.

Hasil pemeriksaan terakhir, seluruhnya menunjukkan negatif Covid-19. Sebanyak 17 pasien Covid-19 yang paling banyak dari Trucuk Klaten itu dinyatakan sembuh.

Meski seperti itu, seluruhnya tetap diwajibkan menjalani isolasi mandiri minimal tujuh hari ke depan. Di waktu sebelumnya, belasan pasien itu telah menjalani isolasi mandiri.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, terdapat dua kasus baru positif Covid-19 di Klaten dengan satu di antaranya meninggal dunia pada hari yang sama. Kini, jumlah kasus positif Covid-19 di Klaten mencapai 843.

"Jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi Covid-19 di Klaten mencapai 843 orang. Sebanyak 102 orang menjalani perawatan di RS/isolasi mandiri. Sebanyak 711 orang dinyatakan sembuh [30 orang meninggal dunia]," kata Cahyono Widodo.


Editor : Profile Ginanjar Saputra
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini