Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Hii! Ular Sanca Ini di Atap Kamar Mandi Milik Warga Wuryorejo Wonogiri

Seekor ular Sanca Kembang ditemukan di atap kamar mandi milik warga di Lingkungan Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (23/6/2022) malam.
SHARE
Hii! Ular Sanca Ini di Atap Kamar Mandi Milik Warga Wuryorejo Wonogiri
SOLOPOS.COM - Anggota Exalos Indonesia Region Wonogiri saat mengeksekusi ular sanca kembang di Lingkungan Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (23/6/2022) malam. (Istimewa/Snake Rescue Exalos Indoensia)

Solopos.com, WONOGIRI — Seekor ular sanca kembang ditemukan di atap kamar mandi milik warga di Lingkungan Donoharjo, Kelurahan Wuryorejo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (23/6/2022) malam. Ular tersebut telah dievakuasi anggota Snake Rescue Exalos Indoensia.

Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu, menerima laporan dari Bagas, warga Kelurahan Wuryorejo yang menyebutkan terdapat seekor ular di atap kamar mandi. Selanjutnya, anggota Exalos Indonesia Region Wonogiri atas nama Angelina mendatangi tempat kejadian guna mengevakusi ular tersebut.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Ular tersebut berjenis malayopythin reticulatus atau sanca kembang. Proses evakuasi dilakukan pukul 19.00 WIB. Tidak membutuhkan waktu lama, kira-kira lima menit. Ular bersembunyi di atas kamar mandi warga,” kata Janu saat dihubungi Solopos.com, Jumat (24/6/2022).

Ular sanca sepanjang satu meter yang sudah dievakuasi itu selanjutnya dilepasliarkan ke tempat yang jauh dari pemukiman. Sehingga tidak menimbulkan potensi konflik baru dengan masyarakat.

Janu mengatakan ular masuk ke pemukiman warga bukan ingin mengganggu manusia. Sebelum menjadi permukiman, tempat tersebut biasanya merupakan habitat ular. Hal itulah yang menjadikan konflik antarular dan manusia.

Baca Juga: Mendaki Bukit Terjal Cari Sinyal, Pelajar di Wonogiri Sering Ketemu Ular

Perlu dilakukan beberapa tindakan agar tidak terjadi konflik. Pertama, pencegahan, dengan cara membersihkan rumah. Jika rumah bersih, ular yang masuk akan mudah terlihat. Rumah bersih juga tidak akan dimasuki tikus atau katak. Sehingga tidak berpotensi mengundang ular.

Kedua, tetap tenang jika menemukan ular. Hal itu karena ular bukan tipe hewan yang menyerang, kecuali ada provokasi. Hindari tindakan provokasi, seperti memukul. Setelah itu pantau pergerakan ular.

Ketiga, laporkan kepada pemadam kebakaran, organisasi penyelamatan ular, atau animal lovers. Tujuannya agar ular tersebut bisa dipindahkan ke tempat yang jauh dari pemukiman,” jelas dia.

Baca Juga: Bikin Deg-degan, Damkar Wonogiri Tangkap Ular Sanca di Permukiman Warga

Janu mengatakan Exalos Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang memberikan layanan penyelamatan ular dan edukasi masyarakat tentang ular. Menurutnya, konflik antara ular dan manusia sering terjadi sehingga perlu ada edukasi kepada masyarakat tentang ular.

“Masyarakat tidak perlu takut pada ular. Mereka bukan musuh atau peneror manusia. Keberadaan ular sangat penting di alam untuk menyeimbangkan rantai makanan,” katanya.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita
Part of Solopos.com
Punya akun? Silahkan login
Daftar sekarang...
Support - FaQ
Privacy Policy
Tentang Kami
Kontak Kami
Night Mode