Hidangan Tahun Baru Imlek Ini Dianggap Bawa Keberuntungan

Saat perayaan Tahun Baru Imlek ada beberapa hidangan simbolis yang selalu menghiasi meja makan lantaran dianggap bisa bawa keberuntungan.
SHARE
Hidangan Tahun Baru Imlek Ini Dianggap Bawa Keberuntungan
SOLOPOS.COM - Ilustrasi hidangan Imlek yang dianggap bawa keberuntungan. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Perayaan Tahun Baru Imlek untuk 2022 ini sudah di depan mata, ada sejumlah hidangan yang dianggap bisa bawa keberuntungan. Aneka makanan ini dipercaya juga membawa kekayaan, kebahagiaan, dan kemakmuran.

“Unggas harus dipotong, teripang, rebung, dan masih banyak lagi bahan-bahannya, harus dibersihkan, direbus, dan direbus kembali – prosesnya bisa memakan waktu beberapa hari,” ungkap penulis S.C. Moey dalam Chinese Feasts & Festivals – A Cookbook (2006), seperti dikutip dari South China Morning Post, Jumat (28/1/2022).

PromosiTop! Bos Tokopedia Masuk List Most Extraordinary Women Business Leader

Saat perayaan Tahun Baru Imlek ada beberapa hidangan simbolis yang selalu menghiasi meja makan lantaran dianggap bisa bawa keberuntungan. Sedangkan hidangan yang tersaji pada umumnya antara lain masakan ayam rumahan, kaki babi rebus, daging cincang dan sayuran dalam balutan daun selada, bebek asap teh, babi panggang dan sagu mutiara dengan melon.

Baca Juga: 7 Dekorasi Imlek Ini Dipercaya Mendatangkan Keberuntungan

Berikut ini deretan hidangan perayaan Tahun Baru Imlek yang dianggap membawa keberungan seperti dikutip dari Antara pada Jumat (28/1/2022):

1. Bakmi

Bakmi merupakan salah satu hidangan yang dianggap membawa keberuntungan sehingga jadi hidangan simbolis saat perayaan Tahun Baru Imlek.  Seperti dikutip dari laman Food Network, meskipun mi termasuk makanan pokok masyarakat China sehari-hari, selama tahun baru dan perayaan lain seperti ulang tahun, bakmi umur panjang, harus ada di meja makan. Bakmi ini dibiarkan tanpa dipotong dan dimaksudkan untuk dihirup sekaligus, bukan dipotong.

2. Ikan kukus

Ada juga ikan kukus utuh yang melambangkan kekayaan dan kemakmuran di tahun mendatang. Ada beberapa aturan saat makan ikan untuk membawa keberuntungan di tahun mendatang yakni ikan selalu disajikan dengan kepala dan ekor utuh dan kepala harus diletakkan menghadap orang yang lebih tua atau tamu terhormat di meja makan.

Baca Juga:  Ramalan Tahun Macan Air, Shio Ini Mendapatkan Keberuntungan

3. Pangsit dan lumpia

Pangsit juga menjadi salah satu hidangan yang tak bisa dilepaskan dari Tahun Baru Imlek yang melambangkan kekayaan dan kebersamaan. Pangsit berbentuk seperti batangan emas Tiongkok kuno, sehingga dikatakan semakin banyak kue yang Anda makan, semakin banyak kekayaan yang akan Anda miliki di tahun baru.

Lumpia juga menjadi bagian kuliner yang penting. Bentuknya mengingatkan pada batangan emas dan ini melambangkan kekayaan dan kemakmuran. Biasanya lumpia diisi dengan sayuran dan daging dan bahkan pasta kacang merah atau es krim yang menjadi hidangan kontemporer Taiwan.

Selain itu, ada juga hidangan bola nasi manis yang berbahan dasar tepung beras dan diisi buah-buahan, kacang, gula atau kacang merah. Bentuk makanan ini bulat melambangkan kebersamaan dan kelengkapan keluarga.

Baca Juga: Wow! Lampion Shio Macan Hiasi Plaza Balai Kota Solo Sambut Imlek

Membuat hidangan Tahun Baru Imlek bisa menjadi tantangan bagi para penyuka kegiatan memasak. Membuat loh bok goh atau kue lobak kukus misalnya, perlu dengan tangan alih-alih food processor, atau menggiling beras ketan untuk membuat tong yuen (pangsit beras ketan manis), daripada membeli sebungkus tepung ketan.

“Sering dikatakan, orang China hidup untuk makan. Untungnya bagi mereka, sejarah dan budaya China yang kaya, berkonspirasi untuk mengisi kalender tradisional dengan putaran perayaan yang murah hati di mana semua kerinduan gastronomi mereka dapat dipenuhi,” tulis Moey.

“Untuk menghormati kekuatan baik hati yang membuat segala sesuatu menjadi mungkin, orang China memasang di rumah mereka berbagai penjaga, beberapa orang menyebutnya dewa, yang pada waktu tertentu diundang untuk berpartisipasi dalam perayaan dan diberikan makanan dan minuman,” ungkap Moey. Nenek moyang orang China yang dianggap setara dengan para dewa, dipuja dengan cara yang sama seperti jamuan agung.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago