Herd Immunity Syarat Utama Bangkitnya Ekonomi Indonesia

Kekebalan kelompok bisa membuat pungutan pajak lebih tinggi karena dunia usaha bergerak.
SHARE
Herd Immunity Syarat Utama Bangkitnya Ekonomi Indonesia
SOLOPOS.COM - Situasi lalu lintas di depan Pasar Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, mulai padat pada Minggu (15/8/2021). Ekonomi masyarakat setempat menggeliat seiring pelonggaran PPKM. (Candra Putra Mantovani)

Solopos.com, JAKARTA – Indonesia masih akan berkutat dengan pandemi Covid-19 tahun depan.

Syarat untuk bisa bangkit adalah dengan tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan saat ini program vaksinasi masih sangat rendah.

Apabila ekonomi Indonesia mau tumbuh, masalah ini harus segera diatasi.

Baca Juga:Luhut Targetkan Vaksinasi Covid-19 di Solo Capai 75 Persen pada Agustus 

“Kalau vaksinasi sudah tercapai herd immunity, walaupun mungkin pandemi masih ada, ekonomi bisa bergerak lebih leluasa sehingga beban pemerintah untuk memberi bantuan sosial, insentif, hingga relatif lebih ringan,” katanya saat dihubungi Bisnis, Minggu (15/8/2021).

Faisal menjelaskan hal tersebut berlaku juga untuk penerimaan negara.

Ekspedisi Energi 2022

Meski masih ada pandemi, kekebalan kelompok bisa membuat pungutan pajak lebih tinggi karena dunia usaha bergerak.

Ini berarti dengan prioritas terhadap kesehatan, tambah Faisal, anggaran untuknya harus besar dan menjadi utama.

“Selebihnya baru program ekonomi yang lain. Agar kita bisa keluar dari pandemi yang berimbas kepada ekonomi kita,” jelasnya.

RAPBN 2022

Besok, Presiden Joko Widodo akan membacakan nota keuangan dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2022.

Sebelumnya, DPR dan pemerintah telah menyetujui pendahuluan RAPBN serta rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2022.

Kesepakatan ini penjadi pedoman pemerintah dalam penyusunan RAPBN dan RKP.

Baca Juga: Airlangga: Vaksinasi dan Kedisiplinan Prokes, Langkah Krusial Keluar dari Pandemi 

Berdasarkan asumsi makro 2022 hasil kesepakatan pemerintah dengan DPR, pertumbuhan ekonomi dipatok dalam rentang 5,2 persen sampai 5,8 persen.

Kemudian, laju inflasi yaitu 2 persen sampai 4 persen. Tingkat suku bunga surat utang negara 10 tahun 6,32 persen sampai 7,27 persen.

Nilai tukar rupiah Rp13.900 sampai Rp14.800. Harga minyak mentah Indonesia US$55 perbarel sampai US$70 perbarel, lifting minyak bumi 686.000 barel perhari sampai 750.000 barel per hari.

Terakhir lifting gas bumi 1,031 juta barel perhari sampai 1,2 juta barel per hari.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago