Harga Rokok Rp50.000, #KamiTidakPanik

Harga Rokok Rp50.000, #KamiTidakPanik
SOLOPOS.COM - Ilustrasi rokok (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)

Trending sosmed datang dari tanggapan netizen soal wacana harga rokok naik.

Solopos.com, SOLO – Wacana kontroversial pemerintah menaikkan harga rokok menjadi Rp50.000 per bungkus mendapat tanggapan dari para pengguna Internet (netizen) di sosial media (sosmed) Twitter dengan kicauan #KamiTidakPanik.

Selain menekan angka konsumsi rokok di kalangan remaja, dengan naiknya harga rokok dari yang semula di kisaran Rp15.000-Rp20.000 menjadi Rp50.000 maka pemerintah bisa mendapatkan kenaikan pendapatan cukai lebih dari 100 persen.

Tetapi dampak negatifnya, industri tembakau terancam bangkrut dan efek dominonya akan sampai kepada petani tembakau serta buruh di pabrik rokok. Sementara di tingkat konsumen, mereka berpotensi beralih ke rokok ilegal karena harganya lebih murah.

Netizen pun memberi tanggapan beragam yang sebagian besar bernada guyon. Berikut ini beberapa kicauan yang berhasil dihimpun Solopos.com dari Twitter, Sabtu (20/8/2016):

“Bulan depan rokok naik 50.000/bungkus. #KamiTidakPanik cuma dipastikan jadwal nikah mundur 1 tahun,” kicau @Heheheriy14.

“Harga Rokok 50ribu, mending buat jajan seminggu #KamiTidakPanik,” tulis @Indraimel.

“Harga rokok naik #KamiTidakPanik. Kami para perokok aktif hanya membantu para buruh pabrik rokok tetap bekerja hehe,” ujar @Fendyindra007.

“Harga rokok 50 ribu/bungkus oke tak masalah, Asalkan gaji kami semua naik 10 juta per bulan. Sanggup pak presiden? #KamiTidakPanik,” kicau @Zacky_kayfi.

“Rokok yg harganya Rp1.500/batang aja nikmatnya tiada tara, apalagi Rp50.000/bungkus #KamiTidakPanik,” tulis @Mrandikarep.

“Harga rokok 50rb perbungkus, #KamiTidakPanik karna kami biasanya minta rokok sama temen. Eaaa,” ujar @Gzulkar.

 


Berita Terkait
    Promo & Events
    Honda Motor Jateng
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago