Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Harga Mi Instan Disebut akan Naik, Bagaimana Nasib Warmindo?

Kabar naiknya harga mi saat ini menjadi topik pembicaraan hangat di Indonesia. Lantas bagaimana dampaknya atau nasib warmindo akibat naiknya harga mi instan?
SHARE
Harga Mi Instan Disebut akan Naik, Bagaimana Nasib Warmindo?
SOLOPOS.COM - Pelanggan Burjo Galak di Gang Pluto, Kecamatan Jebres, Solo menyantap hidangan mi instan pesanannya, Kamis (11/8/2022). (Solopos/Maulana Wildan Ibrahim)

Solopos.com, SOLO — Kabar naiknya harga mi saat ini menjadi topik pembicaraan hangat di Indonesia. Lantas bagaimana dampaknya atau nasib warmindo akibat naiknya harga mi instan?

Seperti diketahui, usaha warmindo (Warung Mi Indomie) kini menjamur di berbagai wilayah termasuk di Kota Solo.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo belum lama ini memperkirakan harga mi instan di Indonesia bisa naik sampai tiga kali lipat. Hal tersebut disebabkan oleh efek dari perang berkepanjangan antara Rusia – Ukraina saat ini.

Meski demikian, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Franciscus Welirang memastikan harga mi instan Indomie tidak akan meningkat sampai 3 kali lipat sebagaimana dikhawatirkan publik belakangan.

Di sisi lain, harga gandum internasional terpantau turun. Sosok yang akrab disapa Franky tersebut mengatakan harga gandum mencapai level tertinggi pada Mei 2022 dan akan tiba di Indonesia pada Agustus ini.

“Saya kira harga tidak akan naik sampai 3 kali lipat. Harga gandum tertinggi sudah lewat dan sepertinya tidak akan naik lagi,” ujar Franky yang juga Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) itu kepada Bisnis, Rabu (10/8/2022).

Baca Juga: Indomie akan Kembangkan Mi Instan Sorgum Pengganti Gandum, Efektifkah?

Lantas bagaimana nasib warmindo jika harga mi instan benar-benar naik? Dari penelusuran Solopos.com melalui berbagai sumber, Kamis (11/8/2022) harga mi instan yang dibanderol di beberapa warmindo masih belum mengalami perubahan.

Rata-rata seporsi mi instan di warmindo di Solo masih di kisaran harga Rp10.000-Rp12.000. Ada juga warmindo di Solo yang menawarkan menu paket mi plus dengan minuman dengan harga yang relatif terjangkau tersebut.

Salah satunya adalah usaha warmindo (Warung Mi Indomie) atau burjo yang kini menjamur di Indonesia termasuk di Kota Solo. Bagaimana respons Warmindo terhadap rencana kenaikan harga mi instan?

Karyawan Burjo Galak di Kota Solo, Tuti, 54 mengaku tidak terlalu mengikuti informasi harga mi instan saat ini. Meskipun begitu, ia juga merasa takut jika terjadi kenaikan harga mi instan yang drastis seperti yang banyak diberitakan.

“Wah kurang tau, tapi denger-denger sih emang naik ya. Tetep takut sih mas kalau harga naik drastis,” ujar Tuti saat ditemui sedang menyiapkan pesanan oleh Solopos.com, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Isu Harga Mi Instan Naik 300%, Ini Hasil Pantauan di Pasar Boyolali

Kendati demikian, hingga kini harga seporsi mi instan di warung tersebut belum mengalami perubahan. Rata-rata seporsi olahan mi instan di warmindo masih berada di kisaran harga Rp6.000 – p13.000 tergantung topingnya.

“Masih aman harganya [menu mi instan], nggak ada kenaikan disini,” lanjutnya.

Burjo Galak yang terletak di Gang Pluto, Kecamatan Jebres, Solo ini buka 24 jam dengan menyediakan banyak varian menu. Salah satu andalannya adalah mie dok-dok dan juga Intel top (Indomie telur toping).

Sementara itu di Warmindo lain, Burjo Putra Ciremai Turis 2 kedi Kota Solo sudah menaikkan harga menu. Gunawan, 24, karyawan Warmindo yang terletak Jebres, Solo, mengaku mengetahui kabar soal kenaikan harga mi instan tersebut.

“Iya, tahu kok soal [harga] mi naik. Di sini baru-baru ini ada yang naik sih. Magelangan naik Rp9.000 jadi Rp10.000,” ujar Gunawan saat ditemui Solopos.com, di tempat kerjanya, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: 5 Pengusaha Mi Instan Terkaya di RI, Hartanya Capai Triliunan Rupiah

Magelangan adalah salah satu menu di Warmindo yang berisi nasi goreng yang bercampur dengan mi goreng instan. Kendati demikian, untuk menu lain yang menggunakan mi instan harganya tetap sama. Namun, ia juga tetap khawatir akan saol kenaikan harga mi instan jika benar-benar terjadi.

Burjo Putra Ciremai Turis 2 mematok harga untuk menu-menu yang menggunakan mi instan dengan kisaran mulai dari Rp7.000. Sama seperti Burjo Galak, burjo ini juga menyasar pelanggan mahasiswa yang banyak tinggal di sekitar situ.

Sebagai informasi, jika diperhatikan harga mi instan sudah terpantau naik sedikit demi sedikit. Berdasarkan penelusuran Solopos.com, harga 1 dus Indomie Goreng isi 40 pada 12 Juli 2022 adalah Rp 105.000, namun per 6 Agustus 2022 harganya  naik jadi Rp 112.000. Angka tersebut berbeda pada April 2022, yang masih dibanderol Rp103.900.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode