Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Hampir Penuh, 33 Siswa Pasar Kliwon Daftar Kelas Virtual SMAN 2 Solo

Sebanyak 33 siswa asal Pasar Kliwon mendaftar kelas virtual yang disediakan di SMAN 2 Solo dengan kuota satu rombongan belajar sebanyak 36 kursi.
SHARE
Hampir Penuh, 33 Siswa Pasar Kliwon Daftar Kelas Virtual SMAN 2 Solo
SOLOPOS.COM - Ilustrasi pelajar SMA/SMK. (freepik)

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 33 calon siswa SMA asal Pasar Kliwon mendaftar kelas virtual SMAN 2 Solo yang dibuka oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng pada PPDB 2022/2023.

Kelas virtual itu dibuka untuk mengakomodasi calon siswa dari Pasar Kliwon yang belum memiliki SMA negeri. Dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem zonasi, calon siswa dari wilayah kecamatan itu memiliki peluang lebih kecil untuk SMA negeri terdekat sekalipun.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Pada Selasa (5/7/2022), Pemerintah Kecamatan Pasar Kliwon menyelenggarakan sosialisasi kelas virtual untuk calon peserta didik (CPD) yang sudah mendaftar dan wali murid di Pendapa Kecamatan setempat. Sosialisasi itu untuk memberikan gambaran tentang KBM di kelas virtual nantinya.

Informasi yang diperoleh Solopos.com, ada 33 CPD asal Pasar Kliwon yang sudah mendaftar kelas virtual SMAN 2 Solo. Mereka masih diberi kesempatan untuk mengundurkan diri jika tidak yakin untuk mengikuti kelas virtual tersebut.

Para siswa itu akan diharuskan mengikuti kelas virtual selama tiga tahun ke depan atau sampai lulus sehingga mesti memantapkan niat.

Baca Juga: Lengkap! Ini Jumlah Siswa Yang Diterima Di 8 SMA Negeri Solo Lewat PPDB

“Sebelum nanti diputuskan, dikirim nama-namanya, dan diresmikan saya berinisiatif mengumpulkan anak dan wali murid. Jangan sampai nanti si anak dan wali murid tidak ada gambaran tentang kelas virtual ini. Jangan sampai begitu diterima, tidak jadi, atau mengundurkan diri,” ucap Camat Pasar Kliwon, Ahmad Khoironi.

Tersisa 3 Kursi

Roni, sapaan akrabnya, mengatakan kuota untuk kelas virtual SMAN 2 Solo yakni 36 siswa dan saat ini sudah terisi 33 siswa. Dengan demikian masih tersedia tiga kursi. Setelah sosialisasi itu, diharapkan calon siswa mantap untuk memutuskan pilihan lanjut atau mengundurkan diri dan mencari sekolah lain.

“Nanti jangan sampai mereka tidak tahu sama sekali, pokoknya datang, sudah dijalani kok ternyata gini, jadi kasihan. Ada yang pengin daftar tapi sudah terisi,” katanya.

Pantauan Solopos.com, sosialisasi dimulai pukul 11.30 WIB di Pendapa Kantor Kecamatan Pasar Kliwon. Para CPD hadir dengan memakai seragam SMP dan ditemani wali murid.

Baca Juga: Wali Kota Solo Carikan Tempat Lain untuk Bangun SMAN di Pasar Kliwon 

Anggota Komisi IV DPRD Kota Solo, Ekya Sih Hananto, juga hadir untuk memberikan sosialisasi kelas virtual SMAN 2 Solo kepada CPD dan wali murid. Dia memaparkan tentang gambaran umum, proses pembelajaran, dan usulan-usulan dari warga yang sudah disampaikan dalam rapat Bakorwil.

“Jadi nanti ijazahnya masih sama, enggak ada bedanya dengan kelas tatap muka, enggak ada label di ijazahnya bertuliskan kelas virtual. Nah itu tadi, mata pelajarannya sama, materinya sama, yang membedakan hanya prosesnya dan penyampaiannya,” ucapnya.

Memungkinkan Tatap Muka

Ekya meyakinkan CPD pendaftar kelas virtual bahwa mereka masih memungkinkan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Kesempatan itu memang ditujukan untuk Kecamatan Pasar Kliwon, khususnya anak yang ingin sekolah negeri namun terbatas oleh zonasi.

“Kelas virtual ini memang diutamakan untuk calon siswa Pasar Kliwon. Disdik Jateng sudah memberikan SE dengan rombongan belajar 36 siswa. Salah satu upaya kami untuk anak-anak di Pasar Kliwon,” katanya.

Baca Juga: PPDB SMA Solo: Laweyan Tak Ada Kelas Virtual, Ini Alasan Disdik Jateng

Ekya mengatakan tidak menutup kemungkinan jika kuota masih tersedia, CPD dari luar kecamatan Pasar Kliwon dapat mengisi kuota kelas virtual SMA N 2 Solo.

“Dikhususkan untuk Pasar Kliwon dulu, nanti jika memang masih tersedia kuota, baru dibuka untuk kecamatan lain. Karena masih banyak di luar sana yang ditolak dan justru mereka ingin daftar di sini [kelas virtual SMA N 2 Solo],” ungkapnya.

Berdasarkan catatan Solopos.com, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng membuat surat edaran (SE) bagi kota/kabupaten untuk menyediakan kelas jarak jauh dan kelas virtual.

Kota Solo khususnya Kecamatan Pasar Kliwon mendapatkan satu kelas virtual dengan satu rombel berjumlah 36 siswa di SMAN 2 Solo.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode