top ear
Bupati Pati minta pelaksanaan Pilkades 2021 berjalan aman. (Patikab.go.id)
  • SOLOPOS.COM
    Bupati Pati minta pelaksanaan Pilkades 2021 berjalan aman. (Patikab.go.id)

H-2 Pilkades Serentak Pati, Waspadai Desa-Desa Terindikasi Rawan

Kabupaten Pati bersiap menggelar Ppilkades Serentak pada 10 April 2021, daerah terindikasi rawan dapat perhatian khusus dari Pemkab setempat.
Diterbitkan Kamis, 8/04/2021 - 11:02 WIB
oleh Solopos.com/Newswire
2 menit baca

Solopos.com, PATI -- Mendekati Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Pati, pada Sabtu (10/4/2021), Pemkab setempat makin rutin adakan pengecekan.

Mengutip patikab.go.id, Kamis (8/4/2021), terakhir Bupati Pati Haryanto bersama dengan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin dan Forkopimda melakukan monitoring jelang pilkades serentak di tiga desa. Yaitu, Desa Pantirejo Kecamatan Gabus, Desa Bogotanjung Kecamatan Gabus dan Desa Wegil Kecamatan Sukolilo.

Bupati menyampaikan bahwa sejauh ini dari 215 desa yang mengikuti pilkades tidak terjadi permasalahan, cenderung aman. "Bahkan desa-desa yang sebelumnya di indikasi rawan, ketika dipantau cenderung aman dan tidak ada permasalahan. Sebab, jauh - jauh hari telah diantisipasi sebelumnya,” ujar Bupati.

Baca Juga : Hadiri Dialog Lintas Agama, Bupati Pati Soroti Aksi Terorisme

Bupati menyebut yang terpenting ialah tahapan telah dilalui seluruhnya serta daftar pemilih tetap (DPT) juga telah ditetapkan. Apabila DPT sudah ditetapkan maka sudah menjadi keputusan.

"Oleh karena itu, kita melakukan pantauan agar segala sesuatunya berjalan aman. Kunci keberhasilannya ada di panitia pilkades, cakades, pendukung dan beberapa faktor yang lain,” tegasnya.

Jadi yang namanya panitia pilkades, lanjut Bupati, harus benar - benar netral. Tidak memihak sana-sini, sebab tugas panitia harus memfasilitasi cakades yang ada. Harus adil dan seimbang. "Apabila terdapat panitia yang tidak netral, maka bisa dilaporkan pada muspika. Dan muspika memiliki kewenangan untuk memberhentikan,” imbaunya.

Baca Juga : Pilkades Serentak Pati 10 April, Panitia Diminta Netral

Sementara, Wakil Bupati Saiful Arifin menambahkan kegiatan pilkades merupakan rutinitas setiap 6 tahun sekali. Jadi bagaimana agar demokrasi di desa dibuat sekondusif mungkin. "Namanya pesta demokrasi, jadi seharusnya jangan sampai ada kecurangan-kecurangan. Mari bersama-sama memberikan kebahagiaan kepada masyarakat,” paparnya.

Pihaknya mengingatkan bahwa bila terjadi permasalahan, maka yang dirugikan adalah masyarakat desa sendiri. Pemkab mengajak kepada semua pihak mulai dari panitia, cakades, pendukung dan semua yang terlibat agar tetap menjaga kondusivitas pagelaran pilkades serentak 10 April 2021.


Editor : Profile Alvari Kunto Prabowo
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terpopuler

Iklan Baris

berita terkini


Cek Berita Lainnya