top ear
Pemudik menjalani pemeriksaan di jembatan timbang, Kecamatan Gubug, Grobogan. (Murianews-Dani Agus)
  • SOLOPOS.COM
    Pemudik menjalani pemeriksaan di jembatan timbang, Kecamatan Gubug, Grobogan. (Murianews-Dani Agus)

Grobogan Sudah Kemasukan 15.559 Pemudik

Sebanyak 15.559 pemudik dilaporkan telah memasuki wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dari Jabotabek hingga Rabu (8/4/2020).
Diterbitkan Jumat, 10/04/2020 - 02:20 WIB
oleh Solopos.com/Arif Fajar Setiadi
2 menit baca

Solopos.com, PURWODADI — Pemudik yang sebagian besar berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berbondong-bondong memasuki wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sudah 15.559 pemudik yang tercatat memasuki Grobogan hingga Rabu (8/4/2020).

Laman berita Murianews menuding warga yang memilih ke kampung halaman saat kehidupan di daerah perantauan tidak menentu seperti ini sebagai warga yang tak mematuhi  imbauan pemerintah. Sebagian pemerintah memang mengimbau para perantau tak mudik ke kampung halaman sendiri.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan para pemudik sudah didata sejak beberapa waktu lalu di posko terpadu maupun terminal. Dijelaskan, pemudik sebanyak 15.995 orang itu tersebar di 19 kecamatan.

Warga Grobogan Tenggelam di Saluran Irigasi, Sempat Dikira Gulungan Plastik

Pemudik paling banyak berasal dari Kecamatan Geyer sebanyak 2.563 orang. Kemudian, Kecamatan Toroh 2.332 orang, Kradenan 1.602 orang dan Kecamatan Purwodadi 1.094 orang.

“Untuk pemudik paling sedikit dari Kecamatan Tanggungharjo sebanyak 162 orang. Sedangkan pemudik pada kecamatan lainnya, berkisar 200-900 orang,” kata Endang yang saat ini menjabat jadi Kepala BPBD Grobogan itu.

Menurut Endang, untuk mengantisipasi persebaran virus corona atau Covid-19 ini, pihaknya mendirikan sejumlah posko terpadu di wilayah perbatasan. Untuk wilayah selatan, poskonya ditempatkan di rest area di kawasan Perhutani Gundih.

MUI Jateng Belum Putuskan Teknis Ibadah Ramadan Selama Pandemi Corona

Posko di wilayah barat ada di Jembatan Timbang Kecamatan Gubug. Untuk posko di wilayah utara didirikan di pertigaan Ketapang, Kecamatan Grobogan. Satu posko lagi ada di Kecamatan Ngaringan untuk memantau pemudik di wilayah timur.

Ukur Suhu Tubuh

Ketika berada di posko tersebut, para petugas melakukan penyemprotan disinfektan pada barang bawaan serta mengukur suhu tubuh semua penumpang angkutan umum. Selanjutnya, petugas gabungan dari berbagai instansi juga melakukan pendataan, terutama pada penumpang yang statusnya adalah pemudik.

“Kepada para pemudik ini kami imbau untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah. Ini, sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

6.200 Orang di Jateng Jalani Rapid Test, 53 Positif Corona

Data Pemudik di Kabupaten Grobogan Per 8 April 2020

Purwodadi1.094 orang
Geyer2.563 orang
Toroh2.332 orang
Grobogan478 orang
Tawangharjo723 orang
Wirosari832 orang
Gabus254 orang
Kradenan1.602 orang
Pulokulon758 orang
Gubug485 orang
Tegowanu421 orang
Tanggungharjo162 orang
Kedungjati335 orang
Brati547 orang
Penawangan871 orang
Godong359 orang
Karangrayung709 orang
Ngaringan903 orang
Klambu567 orang
Total15.995 orang

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Editor : Profile Rahmat Wibisono
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini