Gegara Kunci Tertinggal di Motor, Hape dan Dompet Emak-Emak ini Raib
Solopos.com|news

Gegara Kunci Tertinggal di Motor, Hape dan Dompet Emak-Emak ini Raib

Karena ceroboh meninggalkan motor dengan kunci masih menancap, emak-emak di Sleman kehilangan hape dan dompet di bagasi motor.

Solopos.com, SLEMAN -- Kelalaian korban menyebabkan pencurian lebih mudah terjadi. Hal ini menimpa Murwani Rahayu, emak-emak 59 tahun asal Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia kehilangan dompet dan ponsel setelah meninggalkan barang tersebut di bagasi motor tanpa mencabut kuncinya.

Kanit Reskrim Polsek Gamping, Sleman, AKP Budi Fendi, menjelaskan pencurian terjadi di area SMPN 1 Gamping, Jalan Wates KM 7, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Kamis (3/6/2021) siang.

"Pelakunya berinisial MBH, laki-laki 25 tahun warga Mergangsan, Kota Jogja," ujarnya, Jumat (11/6).

Kejadian berawal ketika korban datang ke SMPN 1 Gamping pada pukul 12.30 WIB. Ia mengendarai motor Honda Vario. Motor diparkir di halaman belakang, sementara korban akan melaksanakan salat di kompleks sekolah tersebut.

Baca Juga: IQ di Bawah 130, Tidak Ada yang Lolos Jalur Cerdas Istimewa PPDB SD di Kota Jogja

Saat akan salat, korban meninggalkan dompet beserta ponselnya di bagasi motor. Namun sayangnya korban lupa mencabut kunci motor dari bawah jok motornya. Ini lah yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengambil barang di bagasi motor korban.

Aksi pencurian ini terlihat oleh salah satu saksi, yakni Winaryani, perempuan 58 tahun warga Godean. "Saksi memberi tahu korban kalau ada seseorang yang mengambil barang di bawah jok motor. Setelah dicek, ternyata benar barangnya sudah tidak ada," katanya.

Adapun barang yang diambil yakni dompet warna biru yang berisi hape, KTP, dua buah buku rekening bank. Selain itu ada juga dua flashdisk, kunci rumah, dan uang tunai Rp400.000. Taksiran kerugian korban diperkirakan senilai Rp2.700.000.

Baca Juga: Belasan Jenazah Covid-19 Dimakamkan per Hari di Pati

Pelaku Ditangkap

Korban melaporkan pencurian yang menimpanya ke Polsek Gamping. Penyelidikan dimulai dengan mencari rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan identitas pelaku.

Polisi berhasil menangkap pelaku di Jl. Rara Mendut, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Jogja, pada Kamis (10/6). Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.


Kata Kunci : #pencurian sleman

Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago