[ X ] CLOSE

Geblek, Camilan Tradisional Jawa Selatan Sejak Nenek Moyang

Rasanya jelas, kenyal dan gurih ditambah dengan rasa pedas khas sambal kacang yang dituangkan membuat ketagihan bagi siapapun yang menyantapnya.
Geblek, Camilan Tradisional Jawa Selatan Sejak Nenek Moyang
SOLOPOS.COM - Camilan Geblek dari Purworejo dan Kulon Progo (Instagram/@roroima)

Solopos.com, PURWOREJO– Sebagai negara yang kaya akan sejarah, Indonesia memiliki banyak peninggalan nenek moyang dari masa ke masa, salah satunya adalah kuliner. Kuliner yang satu ini konon sudah ada sejak zaman nenek moyang dan hingga kini masih digemari masyarakat.

Geblek, makanan olahan tepung yang disiram dengan saus kacang ini adalah khas dari Purworejo dan Kabupaten Kulon Progo, Provinsi  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Makanan ini terbuat dari tepung singkong atau panti kanji. Rasanya jelas, kenyal dan gurih ditambah dengan rasa pedas khas sambal kacang yang dituangkan membuat ketagihan bagi siapapun yang menyantapnya.

Mengutip Detik.com, Senin (26/7/2021), salah satu pedagang geblek bernama Sulastri yang tinggal di Kelurahan Cangkreplor, Kecamatan Purworejo menurutkan bahwa dirinya sudah berjualan geblek selama puluhan tahun. Selain melestarikan makanan khas, ia juga melanjutkan usaha orang tua yang secara turun temurun menjadi pedagang geblek.

Baca Juga : Soto Tauto Pekalongan, Wujud Akulturasi Budaya Lokal dan Tiongkok

Sulastri membagikan cara bagaimana geblek ini dibuat, diumulai dari tepung ketela atau singkong yang masih basah  lalu dibentuk dan dikukus selama 10 menit. Sembari mengukus, bumbu-bumbu yang terdiri dari bawang putih, bawang merah dan garam secukupnya dihaluskan dengan cara diulek.

Agar mendapatkan citarasa lebih gurih, kelapa parut juga disiapkan untuk dicampur dengan adonan pati kanji. Setelah dikukus dan diangkat, pati kanji akan langsung dicampur secara manual menggunakan tangan dalam keadaan panas dengan bumbu yang telah disediakan beserta kelapa parut.

Setelah pati kanji tercampur merata dengan semua bahan, maka adonan berwarna putih dan bertekstur kenyal dipilih menjadi bentuk bulat panjang sebelum akhirnya dibentuk menjadi tiga roda atau cincin kecil yang saling berhimpitan dan kemudian adonan siap digoreng sampai matang lalu tiriskan.

Baca Juga : Kisah Mistis Watu Nganten di Blora, Pengantin Baru Dikutuk Jadi Batu

Untuk saus kacangnya, Sulastri membuat dengan campuran bumbu seperti bawang putih, terasi, kencur, gula merah, cabai rawit dan kulit biah jeruk purut atau jeruk limau. Setelah bumbu halus diulek, barulah kacang tanah yang telah digoreng ikut diulek dan dihaluskan bersama bumbu-bumbu tadi. Untuk menambah kenikmatan rasa dan mengencerkan saus kacang, air rendaman asam jawa pun disiramkan ke dalam ulekan kacang halus.

Geblek buatan Sulastri yang lezat dan bikin nagih ini, dijual hanya dengan harga Rp500 ber biji. Selain untuk dimakan sendiri, makanan khas yang melegenda ini juga bisa dijadikan oleh-oleh bagi siapa saja yang berkunjung ke Purworejo untuk dibawa pulang. Karena tanpa bahan pengawet, geblek mentah untuk oleh-oleh hanya bisa bertahan selama dua atau tiga hari.



Berita Terkait
    Promo & Events
    Ekspedisi Ekonomi Digital 2021
    Berita Terkini
    Indeks Berita

    Apa yang ingin anda baca?

    :
    :
    Night Mode
    Notifications
    Support
    Privacy
    PasswordUpdated 15 days ago