Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca

Gagal Dilantik, Calon Kadus Suruhtani akan Gugat Kades di Karanganyar

Calon Kadus Suruhtani, Agus Wijayanto, merasa dirugikan oleh Kades Suruhkalang, Wawan Tohari, yang tak segera mengirimkan alasan tertulis ke Camat Jaten. Ini menyebabkan ia pun gagal dilantik jadi kadus.
SHARE
Gagal Dilantik, Calon Kadus Suruhtani akan Gugat Kades di Karanganyar
SOLOPOS.COM - Puluhan orang pendukung salah satu calon parangkat desa (perdes) Suruhkalang, Kecamatan Jaten, mendatangi kantor camat setempat, Jumat (7/1/2022) mempertanyakan alasan penolakan usulan rekomendasi oleh tim pengarah kecamatan. (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Calon perangkat Desa Suruhkalang, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Agus Wijayanto, berencana mengambil langkah hukum. Ia berencana menggugat Kepala Desa Suruhkalang, Wawan Tohari, yang tak segera memberikan alasan tertulis dalam usulan rekomendasi pelantikannya kepada Tim Pengarah Kecamatan Jaten sehingga usulan itu ditolak.

Agus direkomendaikan oleh Kades Wawan Tohari untuk menjadi Kadus Suruhtani setelah melalui seleksi perdes. Usulan itu kemudian bermasalah karena warga dusun setempat menolak Agus yang bukan warga Suruhtani jadi kadus mereka.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Dalam demo di Kantor Kecamatan Jaten, Jumat (7/1/2022), Agus Wijayanto yang datang bersama pendukungnya merasa sangat dirugikan oleh Wawan Tohari. Wawan  saat itu tidak memberikan alasan tertulis mengapa ia merekomendasikan Agus menjadi Kadus Suruhtani meskipun sudah diminta Tim Pengarah Kecamatan Jaten.

Baca Juga: Rekomendasi Ditolak, Pendukung Calon Perdes di Karanganyar Demo

“Saya sebagai calon dirugikan. Kami akan ambil langkah-langkah hukum. Langkahnya apa? Akan kami kaji lagi aturan-aturan mengenai pengisian perdes,” ujarnya.

Agus merupakan warga Dusun Jetis, Desa Suruhkalang. Agus saat ini menjabat sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan merasa mampu menyelesaikan persoalan-persoalan di desa.

Camat Jaten, Hari Purnomo, mengonfirmasi Kades Suruhkalang, Wawan Tohari, tidak menyertakan alasan tertulis tentang usulan rekomendasinya. “Alasan yang disampaikan hanya lisan. Sedangkan yang dia usulkan ini kan bukan peserta yang mendapat nilai tertinggi dalam tes passing grade sehingga harus disertai alasan tertulis,” ujarnya.

Baca Juga: Buntut Kisruh Seleksi Perdes, Camat Jaten Panggil Kades Suruhkalang

“Meskipun peraih nilai passing grade tertinggi pun tidak otomatis terpilih. Sampai hari ketujuh saat kami harus memberikan rekomendasi atau menolak, Kades tidak memberikan alasan tertulis sehingga usulannya kami tolak,” ujar Hari.

Seperti diketahui, polemik pengisian Kadus Suruhtani di Desa Suruhkalang berawal saat Kades Wawan Tohari memberikan rekomendasi kepada Agus Wijayanto yang bukan warga Dusun Suruhtani menjadi kadus. Selain bukan warga setempat, Agus juga bukan peraih nilai tertinggi. Dari situ muncul penolakan dari warga Dusun Suruhtani yang melakukan demo.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Camat Jaten Tolak Calon Kadus Suruhtani Usulan Kades

Tim pengarah kecamatan kemudian menolak usulan Kades Wawan Tohario yang merekomendasikan Agus Wijayanto menjadi Kadus Suruhtani.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
      Promo & Events
      Berita Terkini
      Indeks Berita
      Part of Solopos.com
      Punya akun? Silahkan login
      Daftar sekarang...
      Support - FaQ
      Privacy Policy
      Tentang Kami
      Kontak Kami
      Night Mode