[x] close
top ear
Gubernur Jateng saat hadiah dari tim medis RSUP dr. Kariadi Semarang yang sembuh setelah tertular pasien Covid-19. (Youtube—Ganjar Pranowo)
  • SOLOPOS.COM
    Gubernur Jateng saat hadiah dari tim medis RSUP dr. Kariadi Semarang yang sembuh setelah tertular pasien Covid-19. (Youtube—Ganjar Pranowo)

Elektabilitas Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil Melejit Saat Covid-19, Anies Turun

Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil melejit karena performa mereka selama pandemi Covid-19.
Diterbitkan Senin, 8/06/2020 - 22:35 WIB
oleh Solopos.com/Wisnu Wage/Bisnis/Detik
3 menit baca

Solopos.com, JAKARTA -- Elektabilitas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil melejit karena performa mereka selama pandemi Covid-19. Sebaliknya, Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan justru turun.

Hal ini tergambar dari hasil survei Indikator Politik Indonesia pada Mei 2020. Survei ini dilakukan untuk mendata perubahan pandangan politik masyarakat sebelum dan saat pandemi Covid-19 terjadi.

2 Pegawai Diduga Covid-19, Kantor Disbudpar Surabaya Tutup 2 Pekan

Survei ini menggunakan pertanyaan "Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut ini?". Hasilnya, elektabilitas Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil melejit menempel Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Menhan Prabowo Subianto memang ada di posisi teratas dengan 14,1% suara. Namun, angka ini turun dari periode survei sebelumnya pada Februari. Di posisi kedua, Ganjar merangsek dan menyalip Anies Baswedan.

Fenomena Aneh Gempa Beruntun Selat Sunda, Ini Analisis BMKG

Bersama Ridwan Kamil, elektabilitas Ganjar Pranowo naik cukup pesat. Dari yang awalnya 9,1 persen pada Februari 2020, elektabilitas Ganjar menjadi 11,8 pada Mei 2020. Pada rentang periode yang sama, Ridwan Kamil mengalami peningkatan elektabilitas yang pesat dari awalnya 3,8 persen menjadi 7,7 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan elektabilitas Prabowo Subianto dan Anies Baswedan turun. Begitu pula Sandiaga Uno yang mengalami penurunan dibandingkan survei Februari 2020.

2 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Mangkang Semarang Ditutup

"Sebaliknya, elektabilitas Ridwan Kamil naik tajam, demikian pula dengan elektabilitas Ganjar Pranowo. Hasil survei calon presiden bulan Mei 2020 menunjukkan dinamika yang menarik," katanya dalam data yang diterima Bisnis, Senin (8/6/2020) tersebut.

Hal ini menunjukkan pandemi Covid-19 tidak hanya mempengaruhi kehidupan masyarakat secara langsung, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi. Wabah ini pun mengubah pandangan masyarakat di bidang politik.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Negatif, Kemiskinan Bisa Melonjak 4,86 Juta Orang

Hasil Survei

Berikut ini hasil survei pemilihan Presiden dari Indikator per Mei 2020 yang menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil naik. Posisi 1-5 ditempati oleh nama-nama populer mulai Prabowo, Ganjar, Anies, Ridwan Kamil, dan Sandiaga.

1. Prabowo Subianto 14,1% (Februari 22,2%)
2. Ganjar Pranowo 11,8% (Februari 9,1%)
3. Anies Baswedan 10,4% (Februari 12,1%)
4. Ridwan Kamil 7,7% (Februari 3,8%)
5. Sandiaga Salahuddin Uno 6,0% (Februari 9,5%)

Posisi 6 dan seterusnya ditempati oleh sejumlah tokoh politik lain dengan elektabilitas masing-masing di bawah 5%. Sebagian merupakan peserta Pilkada 2017 dan 2018 selain Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil dengan elektabilitas yang tidak naik, bahkan menurun.

6. Agus Harimurti Yudhoyono 4,8% (Februari 6,5%)
7. Khofifah Indar Parawansa 4,3% (Februari 5,7%)
8. M Mahfud Md 3,3% (Februari 3,8%)
9. Gatot Nurmantyo 1,7% (Februari 2,2%)
10. Erick Thohir 1,6% (Februari 1,9%)
11. Puan Maharani 0,8% (Februari 1,4%)
12. Tito Karnavian 0,6% (Februari (0,8%)
13. Budi Gunawan 0,4% (Februari 0,4%)
14. Muhaimin Iskandar 0,0% (Februari 0,3%)

Tidak tahu/tidak jawab 32,3% (Februari 20,3%)

Istana Kembali Gelar Rapat Tatap Muka, Biar Tampak New Normal?

Semua Turun

Selain Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil, elektabilitas tokoh lain dalam daftar itu tak ada satu pun yang naik. Hampir semua mengalami penurunan, termasuk mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Survei dilakukan melalui wawancara via sambungan telepon. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei digelar pada 16-18 Mei 2020.


Editor : Profile Adib Muttaqin Asfar
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

berita terkait

berita terpopuler

Iklan Baris

Properti Solo & Jogja

berita terkini