top ear
Eks Diklat Arseto Solo Siap Tampil di Sukoharjo
  • SOLOPOS.COM
    Ilustrasi Sepak Bola (Solopos-Whisnu Paksa)

Eks Diklat Arseto Solo Siap Tampil di Sukoharjo

Akhir pekan ini, para alumni Diklat Arseto bakal kembali menyapa penikmat sepak bola Soloraya di ajang Trofeo Suro FC yang digelar di Stadion Gelora Merdeka, Jombor, Sabtu (29/12/2018) sore. Mereka bakal bertanding dengan tim tuan rumah, Suromiharjan (Suro) FC serta eks Persebi Boyolali.
Diterbitkan Sabtu, 29/12/2018 - 00:25 WIB
oleh Solopos.com/Chrisna Chaniscara,
2 mnt baca -

Solopos.com, SUKOHARJO — Siapa yang tidak kenal Arseto Solo. Tim asli Kota Bengawan itu pernah amat disegani di kancah sepak bola Nusantara setelah menjuarai Kompetisi Galatama musim 1992. Kesuksesan tim berjuluk The Cannon (Si Meriam) ini tak lepas dari produktivitas Diklat Arseto dalam melahirkan pemain-pemain muda berbakat.

Nama-nama yang pernah membela Timnas Indonesia seperti Rochy Putiray, Miro Baldo Bento hingga Indriyanto Nugroho sempat merasakan kawah candradimuka Diklat Arseto. Akhir pekan ini, para alumni Diklat Arseto bakal kembali menyapa penikmat sepak bola Soloraya di ajang Trofeo Suro FC yang digelar di Stadion Gelora Merdeka, Jombor, Sabtu (29/12/2018) sore. Mereka bakal bertanding dengan tim tuan rumah, Suromiharjan (Suro) FC serta eks Persebi Boyolali.

Sejumlah jebolan Diklat Arseto seperti Haryanto “Tommy” Prasetyo, Charles Putiray, Gunarto hingga Ananto dipastikan bakal tampil dalam kompetisi yang memperebutkan Piala Dandim Sukoharjo tersebut. Koordinator kompetisi yang juga kapten Suro FC, Hari Purnomo, menggaransi Trofeo Suro FC bakal berlangsung panas meski tim yang bertanding rata-rata dihuni pemain berusia 40 tahun ke atas.

“Skill pemain tak hilang walau sudah mulai uzur. Ketiga tim siap all out karena berambisi meraih piala,” ujar Hari kepada Solopos.com, Jumat (28/12/2018).

Suro sendiri tak bisa dianggap remeh karena memiliki skuat yang notabene pernah membela Persis Solo, Persiharjo hingga Arseto. Mereka di antaranya Sri Widadi, Dwi Joko, Supriyanto Gaplek, Yanis Ucok hingga Havid Nugroho. Persebi Boyolali juga bisa memberi kejutan karena diperkuat pemain yang bersinar di era 2000-an seperti Wegig Sutopo dan Choiri “Kerok”.

“Kekuatan relatif berimbang. Diklat Arseto sendiri bakal diperkuat pemain macam Tommy dan Charles Putiray,” ujar Hari.

Trofeo yang digelar untuk mengenang sesepuh Persiharjo dan pendiri Suro FC, Djuhardi Suromiharjo, ini diformat masing-masing 45 menit, dibuka oleh pertandingan Suro FC melawan Diklat Arseto, Sabtu pukul 15.00-15.45 WIB. Setelah itu Diklat Arseto bakal melawan Persebi pukul 16.00-16.45 WIB dan ditutup laga Suro FC melawan Persebi pukul 17.00-17.45 WIB. 


Editor : Ahmad Baihaqi ,
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com
Kata Kunci :

berita terkait

    berita terpopuler

    Iklan Baris

    Properti Solo & Jogja

    berita terkini