Duh! Eks Striker Persis Solo Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan

Mantan penyerang Persis Solo, Alberto Goncalves atau yang akrab disapa Beto, menjadi korban penjabretan saat berada di Bali.
SHARE
Duh! Eks Striker Persis Solo Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan
SOLOPOS.COM - Striker Persis Solo Alberto Beto Goncalves mengeksekusi pelanti dalam pertandingan melawan Sriwijaya FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pada Minggu (19/12/2021) malam. (Dok Persis Solo Ofisial/Striker Persis Solo)

Solopos.com, SOLO – Mantan penyerang Persis Solo, Alberto Goncalves atau yang akrab disapa Beto, menjadi korban penjabretan saat berada di Bali. Kejadian itu terjadi pada Minggu (16/1/2022) malam setempat.

Beto sendiri memang sudah tak berseragam Persis Solo dan kembali membela Madura United. Masa peminjaman Beto di Persis telah habis setelah membawa klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu menjadi juara Liga 2. Dia pun kembali ke Madura United untuk berlaga di Liga 1.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Baca Juga: Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Liga 2: Beto Top Scorer!

Namun, nasib nahas justru dialami Beto. Dia menjadi korban penjambretan di Bali yang merupakan lokasi putaran kedua Liga 1. Pemain naturalisasi berdarah Brasil itu kehilangan kalung emas dengan lambang burung cendrawasih.

“Kalung saya baru dicuri di Bali daerah Legian. Dua pencuri itu dengan motor, sampai dorong saya dan anaku, kami di atas motor juga hampir jatuh, untung kami gak jatuh,” demikian keterangan Beto di Insta Stroy pribadinya.

Beto merupakan pemain andalan Persis Solo di Liga 2 musim 2021. Dia menjadi tumpuan di lini depan. Meski usianya sudah 41 tahun, Beto menunjukkan dirinya belum habis. Dia menjadi pencetak gol terbanyak Liga 2 dengan koleksi 11 gol dalam 15 laga.

Ekspedisi Energi 2022

Baca Juga: APPI Rilis Best 11 Liga 2, Pemain Persis Solo Mendominasi

Beto sempat bercerita sebelum Liga 2 dimulai, ia mendapat cemoohan karena dianggap sudah tua dan sudah tidak mampu bermain sepak bola. Ucapan itu berhasil dia jawab dengan membawa Persis Solo lolos ke Liga 1. Menurutnya umur hanyalah angka selama ada niat untuk kerja keras.

“Tanggal 31 Desember ulang tahun saya ke-41, saya masih mau maju, 15 tahun di Indonesia jauh dari Indonesia ini karena sepak bola. Kalau masih bisa kerja saya akan kerja, kalau saya sudah tidak kuat saya sadar diri. Saya masih bisa walaupun sudah lisensi pelatih. Kalian masih bisa lihat saya di dalam lapangan,” kata Beto.



Berita Terkait
Indeks Berita
Berita Terpopular
Indeks Berita
Berita Lainnya
Indeks Berita
Promo & Events
Berita Terkini
Indeks Berita

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago