Driver Ojol Korban Begal di Sukoharjo akan Gunakan Uang Donasi untuk Rehab Rumah
Solopos.com|soloraya

Driver Ojol Korban Begal di Sukoharjo akan Gunakan Uang Donasi untuk Rehab Rumah

Driver ojol yang menjadi korban begal di wilayah Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Yadi Raharjo, 56, berencana menggunakan dana donasi untuk merehab rumah.

Solopos.com, SUKOHARJO -- Driver ojek online atau ojol asal Delanggu, Kabupaten Klaten yang menjadi korban begal di wilayah Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Yadi Raharjo, 56, berencana menggunakan dana donasi untuk merehab rumah.

Open donasi dibuka oleh berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap Yadi Raharjo. Di antaranya open donasi dari realaction_bandung, kitabisa.com dan visitsurakarta.

Baca Juga: PMI Solo Terima Permintaan Bantuan Ambulans Khusus Pasien Covid-19 dari Sragen

Putra Yadi Raharjo, Andri Wibawa, 30, mengatakan sangat berterimakasih kepada semua pihak yang memberikan bantuan untuk bapaknya. Bantuan tidak hanya berupa materi, namun juga moril untuk Yadi Raharjo dan keluarga. Saat ini dia mengatakan berbagai donasi telah diterima seperti kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako), sepeda motor Mio GT, hingga uang.

Untuk donasi uang, dia mengatakan pihak keluarga telah menerima senilai Rp32 juta dari realaction_bandung. Sementara sesuai rencana dilakukan penyerahan donasi dari visitsurakarta.com pada Sabtu (12/6/2021). "Informasinya besok baru diserahkan ke kami dari visitsurakarta.com. Nilainya sekitar Rp140 juta," katanya.

Dia mengatakan donasi yang diterima akan dipergunakan oleh keluarga dengan sebaik-baiknya. Salah satunya digunakan untuk merehab rumah. Sebab rumah yang ditempati Yadi Raharjo dan keluarga memerlukan perbaikan. "Banyak yang rusak dan bocor. Jadi nanti akan digunakan untuk rehab rumah," katanya.

Sementara terkait dengan bantuan sepeda motor Yamaha Mio GT yang diterima dari warga Solo, Andri mengatakan akan digunakan Yadi Raharjo untuk kembali bekerja sebagai ojek online. Saat ini Yadi tengah mengurus pengaktifan kembali akun ojek online, nomor handphone (hp) dan lainnya.

Baca Juga: Belasan Jenazah Covid-19 Dimakamkan per Hari di Pati

Namun saat ditanya kapan pastinya mulai bekerja, Andri belum bisa memastikannya. "Kalau semua urusan administrasi pengaktifan akun selesai, nanti langsung kerja lagi. Apalagi bapak itu kan sudah puluhan tahun ngojek," tuturnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya nasib nahas menimpa driver ojol asal Delanggu, Kabupaten Klaten, Yadi Raharjo, 56, karena menjadi korban begal. Pria paruh baya ini menjadi korban aksi begal saat menerima orderan di area persawahan Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (8/6/2021) dini hari.

Selain kehilangan sepeda motor, handphone dan uang senilai Rp900.000, korban mengalami luka di bagian pelipis mata.



Berita Terkait
Indeks Berita
Promo & Events
Terpopuler
Berita Terkini
Indeks
Berita Video
View All

Apa yang ingin anda baca?

:
:
Night Mode
Notifications
Support
Privacy
PasswordUpdated 15 days ago