top ear
Toto Miharjo, 59, warga Sumber, Bentak, Sidoharjo, Sragen, menceritakan kasus pembacokan yang dialami anaknya saat mengantar penumpang ke Magelang. Foto diambil Selasa (28/1/2020). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)
  • SOLOPOS.COM
    Toto Miharjo, 59, warga Sumber, Bentak, Sidoharjo, Sragen, menceritakan kasus pembacokan yang dialami anaknya saat mengantar penumpang ke Magelang. Foto diambil Selasa (28/1/2020). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Driver Ojol Asal Sragen Dibacok dan Dibegal Penumpang di Magelang

Driver ojek online asal Sragen dibacok penumpangnya di Magelang.
Diterbitkan Selasa, 28/01/2020 - 20:22 WIB
oleh Solopos.com/Muh Khodiq Duhri
3 menit baca

Solopos.com, SRAGEN -- Driver ojek online, Sunarto, 34, warga Dukuh Sumber, Desa Bentak, Sidoharjo, Sragen, dibacok penumpangnya saat mengantar dari Terminal Tirtonadi Solo ke Magelang, Senin (27/1/2020).

Ayah Sunarto, Toto Miharjo, 59, yang ditemui Solopos.com di rumahnya, Selasa (28/1/2020), menceritakan awalnya Sunarto mangkal untuk menunggu order dari penumpang via aplikasi tak jauh dari Terminal Tirtonadi Solo pada Senin siang.

Saat itu dia didatangi seorang pria yang meminta diantar ke Magelang secara offline.

Setelah bernegosiasi soal biaya, keduanya akhirnya berangkat dari Solo menuju Muntilan Magelang pukul 15.00 WIB. Keduanya memilih melewati jalur Jogja.

Berita Terbaru Virus Corona, Klik di Sini!

Sampai di Muntilan, sekitar pukul 17.30 WIB, penumpang pria itu menunjukkan gelagat mencurigakan. Dia mengajak Sunarto ke suatu daerah tanpa tujuan yang pasti.

Merasa curiga, Sunarto pun memutar kaca spion untuk memudahkan ia mengawasi gerak-gerik penumpang itu di belakangnya.

Patut Dicoba! Tips Agar Tidak Mendengkur saat Tidur

“Setelah sampai di tempat sepi, penumpang itu mengeluarkan pisau. Untung anak saya melihat pisau itu lewat kaca spion. Dia lalu menangkap pisau itu menggunakan telapak tangan kiri hingga ada luka sayatan yang cukup dalam,” kata Toto Miharjo.

Sunarto dan penumpangnya itu sempat terjatuh dari sepeda motor. Dalam kondisi tangan kiri terluka, Sunarto berusaha bertahan dengan menangkis serangan yang dilancarkan penumpangnya itu.

Pilkada Sragen: Politikus PKB Ini Santer Dikabarkan Bakal Jadi Pasangan Yuni

Hal itu membuat telapak tangan kanannya ikut tergores. Karena hanya bermodal tangan kosong, Sunarto tidak berdaya menghadapi penumpangnya yang bersenjata pisau itu.

27 Tahun Mengurung Diri di Rumah, Perempuan Ini Ditemukan Mirip Genderuwo

Apa lagi saat itu dia sudah terluka akibat sayatan di tangan Sunarto. Dia pun tak bisa melawan saat penumpang itu membawa kabur sepeda motor, dua ponsel, dan sebuah tas yang di dalamnya terdapat sejumlah uang.

Mahasiswi Cantik UNS Solo Sukses Jualan Sari Lemon Beromzet Ratusan Juta

Beruntung, dompet yang ia disimpan di saku belakang celananya tidak ikut dibawa kabur penumpang itu.

Sambil memegangi tangan kirinya yang terus mengeluarkan darah, Sunarto berlari meminta tolong warga sekitar.

Driver Ojol Cantik Ini Melawan saat Dipepet Penumpang Laki-laki Nakal

“Saya baru mendapat kabar anak saya jadi korban pembegalan oleh penumpangnya sendiri itu sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, pikiran saya sudah tidak tenang. Saya lalu mengajak keluarga ke RSUD Muntilan, tempat anak saya dirawat,” papar Toto Miharjo.

Mulai Juli 2020, Beli Elpiji 3 Kg Pakai Aplikasi Scan Barcode

Di RSUD Muntilan, Sunarto mendapat penanganan medis. Luka di telapak tangan kirinya sudah dijahit.

Akan tetapi, terdapat beberapa syaraf yang belum berfungsi karena putus akibat sayatan pisau.

Gejala hingga Cara Pencegahan Virus Corona

Dokter dari RSUD Muntilan kemudian menyarankan Sunarto dirujuk ke RS Hermina Solo. Pukul 01.00 WIB, Sunarto tiba di Solo.

Karena tidak ada jaminan kapan bisa dioperasi di RS Hermina, keluarga lalu membawanya ke RS dr. Oen, Kandangsapi, Solo.

Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, Begini Respons Pemkab Sragen

"Di sana, anak saya sudah diminta puasa sebelum dioperasi. Saya sendiri baru sampai rumah saat Subuh. Setelah ini saya mau berangkat lagi ke Solo untuk menjenguk anak saya,” ujar Toto Miharjo.

Merinding! Cerita Driver Ojol Antar Makanan ke TPU Purwoloyo Solo

Sunarto merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Toto Miharjo dan Sumarni, 55. Sunarto sudah beberapa tahun bekerja sebagai driver Grab di Kota Solo.

Kisah Pilu Rehan, Bocah SD Wonogiri yang Terpaksa Sering Bolos karena Urus Nenek

Biasanya dia berangkat kerja selepas Salat Zuhur dan baru pulang sekitar pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

“Pagi hari biasa digunakan anak saya untuk istirahat. Siangnya, dia berangkat kerja hingga pulang malam,” jelas Sumarni.

Kisah Mistis Driver Taksi Online Mengaku Angkut Sepasang Kekasih, Seperti Habis Keramas

 

Editor : Profile Suharsih
LIKE di sini untuk lebih banyak informasi terbaru di Solopos.com

Properti Solo & Jogja

Iklan Baris

berita terkait